Proyek Drainase di Dusun Tanjung Anom, Belum Selesai Dikerjakan Sudah Somplak

DELI SERDANG, JAPOS.CO – Pekerjaan drainase di Dusun Tanjung Anom Tandam Hilir II Kecamtan Hamaparan Perak belum selesai dikerjakan sudah pada somplak .

Dari hasil investigasi dilapangan, ada beberapa titik terlihat sudah somplak, karena memang kualitasnta tidak memadai.

Somplaknya dibeberapa titik drainase tersebut, diduga campuran semennya tidak sesuai dengan campuran yang sebenarnya, sehingga mudah somplak.

Ketika hal ini dikonfirmasi kepada mondor pekerja, menurutnya bahwa pemilik proyek adalah Tentara sedang melatih karate dikesatuannya, seraya mengertak wartawan agar takut.

Pada papan proyek juga aneh, tidak menerangkan panjang dan lebar proyek dranaise yang dikerjakan.

Dalam papan proyek tertulis nama pekerjaan pembangunan drainase desa Tandam Hilir II Kec. Hamparan Perak, Sumber dana APBD TA.2020, Nilai , 198.750.000, Pelaksana CV. Ingin Setia, namun panjang dan lebar drainase yang dikerjakan tidak dicantumkan.

Direktur Eksekutif ICW ( Indonesian Cortuption Watch ) Sumatera Utara, Ir. Rudi Limbong, MT menyayangkan sikap arogan dari mandor yang ditugaskan oleh pemilik CV. “ Tentara itu tugasnya bukan memborong,dia sebagai alat Negara untuk melindungi Negara jika ada ganguan dari luar. Jika benar tentara itu ikut memborong pekerjaan drainase yang di Dusun Tanjung Anom, kita akan laporkan pada pimpinanya “ ujar Rudi.

“ APBD yang dipakai membangun drainase itu uang Negara, tentu dalam pemakaiannya harus trasparan dan mengerjakannya juga harus sesuai spek yang sudah ditentukan. Jika hal ini menyimpang, kami akan laporkan proyek pembagunan drainase itu kepihak yang berwenang “ ucap Rudi. (Horas )

 

 

 474 total views,  9 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *