Polda Banten Sita 214 Kendaraan Hasil Curanmor dan Ringkus Puluhan Tersangka

SERANG, JAPOS.CO

Kepolisian Daerah (Polda) Banten menggelar Press Conference hasil Operasi Jaran Kalimaya 2020 dan ungkap kasus curanmor di wilayah hukum Polda Banten dan Polres jajaran.

Kapolda Banten Irjen Pol Drs Fiandar menyampaikan bahwa pengungkapan ini ada 63 kasus di wilayah hukum Polda Banten hasil Operasi Jaran Kalimaya 2020 yang dimulai dari tanggal 5 s/d 16 November 2020 dan Operasi Ungkap Kasus Curanmor 2020 periode bulan Oktober hingga November 2020. “Sebanyak 214 unit ranmor yang terdiri dari kendaraan roda dua 185 unit dan kendaraan roda empat 26 unit serta kendaraan roda enam 3 unit berhasil diungkap dengan menahan 47 orang tersangka,” ujar Fiandar.

Lebih lanjut Fiandar mengatakan, dalam operasi ini Polda Banten juga berhasil mengamankan barang bukti kendaraan roda dua 1 unit, dan kendaraan roda empat 5 unit.

“Untuk Ungkap Kasus Curanmor Polda Banten dan Polres Jajaran berhasil mengamankan barang bukti kendaraan roda dua 184 unit, roda empat 21 unit dan roda enam 3 unit,” sambung Kapolda.

Fiandar menjelaskan bahwa untuk Ditreskrimum Polda Banten mengamankan barang bukti kendaraan roda dua 22 unit dan kendaraan roda empat 11 unit. Polresta Tangerang mengamankan barang bukti kendaraan roda dua 50 unit dan kendaraan roda empat 3 unit. Polres Serang mengamankan barang bukti kendaraan roda dua 15 unit roda empat 1 unit.

Selanjutnya Polres Pandeglang mengamankan barang bukti kendaraan roda dua 21 unit, Polres Cilegon mengamankan barang bukti kendaraan roda dua 37 unit dan kendaraan roda empat 2 unit, Polres Lebak mengamankan barang bukti kendaraan roda dua 14 unit dan kendaraan roda empat 4 unit, serta kendaraan roda enam 3 unit. Terakhir Polres Serang Kota mengamankan barang bukti kendaraan roda dua 25 unit.

Sementara itu Dirreskrimum Polda Banten Kombes Pol Martri Sonny SIK MH menyampaikan, dalam Operasi Jaran 2020 terdapat 3 Target Operasi (TO) yang berhasil diamankan dari 5 TO, dalam Ungkap Kasus Curanmor melalui hasil penyelidikan Ditreskrimum Polda Banten dan jajaran telah berhasil mengungkap kasus tindak pidana curanmor di wilayah hukum Polda Banten sebanyak 63 kasus dengan tersangka sebanyak 47 orang.

“Para tersangka ditangkap berdasarkan target operasi yang telah ditentukan dalam operasi jaran dan hasil informasi dari masyarakat serta pengembangan kasus dari hasil pengungkapan kasus curanmor,” kata Martri Sonny.

Martri Sonny menjelaskan motif dari curanmor ini yaitu mencuri kendaraan bermotor dan menjual kembali kendaraan tersebut ke pihak lain untuk mencari keuntungan, serta mengambil, menerima atau membeli kendaraan yang diduga dari hasil kejahatan dengan harga dibawah normal.

“Modusnya yaitu dengan cara merusak pintu kendaraan dan tempat kunci kendaraan mobil menggunakan anak kunci palsu,” sebut Martri Sonny.

Martri Sonny menyampaikan bahwa tersangka yang diamankan dijerat Pasal 363, 480 dan atau 481 KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 7 tahun.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi di tempat yang sama menyampaikan, kepada masyarakat jika ada yang pernah kehilangan kendaraan bisa dicek ke Polres jajaran Polda Banten atau bisa mengecek link https://drive.google.com/file/d/19j5VEbUZFMxIZ_kOVjEWPIW6mjXIzT1c/view?usp=drivesdk.

“Bagi masyarakat yang merasa kehilangan bisa langsung datang ke polres wilayah Polda Banten atau sesuai tempat laporan kehilangan, dengan membawa Buku Kepemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB), STNK dan KTP,” Edy sumardi menerangkan.

Terakhir Edy Sumardi menyampaikan himbauan kepada pemilik kendaraan bermotor jangan memarkir motor sembarang dan ditinggal tanpa memberikan kunci tambahan pada kendaraannya, dan jangan pula pernah meninggalkan kendaraannya dengan kunci yang masih menempel agar tidak menimbulkan adanya niat tindak pidana curanmor.

“Untuk pemilik mobil agar masyarakat menyimpan kendaraannya di tempat yang aman dan harus dipastikan sulit untuk dijangkau pelaku pencurian, Kemudian, gunakanlah kunci ganda untuk mencegah dan mengulur waktu bagi pelaku. Kepada pemilik kendaraan jika ada yang ingin meminjam dengan cara menyewa mobil untuk tidak sembarangan memberikan, pastikan peminjam itu adalah orang yang dapat dipercaya dengan disertai identitas jelas, untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.” kata Edy Sumardi mengakhiri.(Bid Humas)

 191 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *