Kepala SDN Jatinegara Kaum 11 Kecamatan Pulogadung Terindikasi Korupsi

JAKARTA, JAPOS.CO

Pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) di SDN Jatinegara Kaum 11 Kecamatan Pulogadung Jakarta Timur diduga sarat penyimpangan dan berpotensi merugikan negara.

Sebagaimana informasi yang diterima Japos.co, Retnaningsih Kepala SDN Jatinegara Kaum 11 pernah mendapatkan bantuan secara keseluruhan di tahun 2019 dengan metode swakelola yang pengerjaannya disinyalir sarat KKN.

Adapun kegiatan yang dikerjakan oleh pihak sekolah tersebut dari anggaran DAK (Dana Alokasi Khusus) bidang pendidikan diantaranya, untuk pembelian dari dana belanja BOS SDN Jati Negara Kaum 11 Tahun Anggaran 2019 dan 2020, meliputi:

  1. Pembelian mesin absen oleh CV Berkah Pratama Rp 5.049.396,
  2. Pembelian UPS computer server 1000KVA TW 4 Rp 9.900.000 (CV Berkah Pratama),
  3. Pembelian printer Rp 4.526.390 (CV Berkah Usaha Bersama) TW 4.
  4. Pembelian alat musik rebana Rp 3.349.500 (CV Berkah Usaha Bersama)
  5. Pembelian computer desktop 2 unit Rp.17.170.978.
  6. Pembelian mesin absen TW I Rp 4.348.080 (Media Pijar Jakarta)
  7. Pembelian Computer PC TW I Rp 8.764.580 (Media Pijar Jakarta).

Mekanisme pengadaan barang/jasa di sekolah adalah lampiran II dalam Permendikbud Nomor 3 Tahun 2019 tentang Juknis BOS Reguler. Permendikbud Nomor 18 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Permendikbud Nomor 3 Tahun 2019 Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Sekolah Reguler adalah perubahan tentang Ketentuan Lampiran I dalam Permendikbud Nomor 3 Tahun 2019 tentang Juknis BOS Reguler. Sementara Lampiran II Permendikbud Nomor 3 Tahun 2019 tentang Juknis BOS Regulermasih dipergunakan.

Sebagaimana dijelaskan dalam ketentuan Pasal 1 Permendikbud Nomor 18 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Permendikbud Nomor 3 Tahun 2019 tentang Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Sekolah Reguler.

Pasal 1 Ketentuan Lampiran I dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 3 Tahun 2019 tentang Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Sekolah Reguler (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2019 Nomor 56), diubah sebagaimana tercantum dalam lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini.

Mekanisme PBJ sekolah bertujuan untuk mendorong transparansi PBJ sekolah dengan penyediaan dan keterbukaan informasi atas rincian transaksi belanja pendidikan yang bisa diakses pihak-pihak pemangku kepentingan, meningkatkan pertanggungjawaban belanja pendidikan dengan pencatatan data PBJ Sekolah, melindungi dan memberikan rasa aman bagi pelaku dan penanggung jawab atas PBJ Sekolah, memperbaiki kualitas PBJ sekolah melalui penyediaan data yang valid untuk keperluan perencanaan, penganggaran, dan pengendalian realisasi anggaran, mengurangi potensi dan ruang untuk kecurangan dan penyalahgunaan kewenangan dalam melaksanakan PBJ Sekolah dan mempermudah dan menyederhanakan kewajiban pelaporan oleh sekolah, sehingga beban administrasi sekolah bisa dikurangi.

Sementara PBJ sekolah dilaksanakan berdasarkan prinsip efektif, efisien, transparan, terbuka, bersaing, adil, dan akuntabel.

Retnaningsih Kepala SDN Jatinegara Kaum 11 yang dikonfiramsi melalui pesan WhatsApp, tidak mau merespon. Disambangi ke sekolah yang dipimpinnya, Jl Tubagus Badaruddin No 1 RT 1/RW 5 Jatinegara Kaum Kecamatan Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur, kepala sekolah juga tidak ada di kantornya, Selasa (17/11/2020). Salah satu staffnya mengatakan kalau kepala sekolah sedang tidak masuk.

Terkait hal itu, Togar Situmorang yang biasa dipanggil panglima hukum angkat bicara saat dihubungi melalui telepon. Dirinya mengatakan, penggunaan dana BOS harus menurut juknis yang ada, dimana dalam juknis sudah ada alokasi anggaran dipakai kemana saja. “Alokasi anggarannya sudah ada sesuai dengan rancangan anggaran kegiatan di sekolah tersebut,” ujarnya.

Tambahnya, jika penggunaan dana BOS tersebut tidak sesuai dengan juknis maka dapat dipastikan sekolah tersebut telah menyalahi aturan. “Karena dana BOS mempunyai aturan sendri dan penggunaannya tidak boleh keluar dari juknis.  Jika penggunaannya tidak sesuai, pada saat pemeriksaan menjadi temuan karena telah menyalahi aturan,” tegasnya.(An/Jiston)

 535 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *