KPU Dharmasraya Lakukan Debat Publik Cabup

DHARMASRAYA, JAPOS.CO

Debat publik putaran pertama untuk calon bupati (cabup) Dharmasraya dilaksanakan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

Hal itu disampaikan Ketua KPU Dharmasraya Maradis MA di hadapan awak media yang bertugas di wilayah itu dalam acara jumpa pers setengah jam pasca debat publik cabup yang disiarkan secara langsung oleh stasiun Padang TV dari auditorium kantor bupati setempat, Minggu (15/11). Dan selanjutnya untuk debat putaran kedua akan dilaksanakan tanggal 29 November mendatang.

“Alhamdulillah, hari ini debat publik putaran pertama untuk calon bupati telah usai dilaksanakan sesuai ketentuan dengan tetap memperhatikan prokes Covid 19,” ujar Maradis.

Ditambahkannya, KPU Dharmasraya mengucapkan terimakasih kepada kedua pasangan calon beserta tim yang telah berkomitmen untuk tetap mematuhi prokes dalam acara debat pada putaran pertama ini.  “Di sisi lain seandainya terdapat kekurangan pada debat kali ini akan kita perbaiki pada debat berikutnya,” sebut Doni Kartago, Divisi Sosialisasi dan SDM KPU Dharmasraya yang mendampingi Ketua KPU dalam acara jumpa pers saat itu.

Berdasarkan pantauan di lapangan pada acara debat publik, untuk calon bupati Dharmasraya putaran pertama dilakukan dengan sistem prokes yang cukup ketat, ini terbukti dengan sangat terbatasnya pendukung pasangan calon yang diperbolehkan berada di dalam dan luar ruangan.

Tidak lebih dari 10 orang dari masing-masing tim yang berada di dalam ruangan. Bahkan, beredar kabar ibunda dari salah seorang calon bupati tidak diperkenankan masuk ruangan sebab nama yang bersangkutan tidak terdaftar dalam  tim pendamping yang diusulkan kepada KPU sebelum acara debat dimulai.

Debat publik yang dimoderatori Nashrian Bahzein, Pemimpin Redaksi Padang TV itu terdiri dari 6 segmen terkait visi-misi dan pendalaman program, pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, penanganan Covid-19 dan debat eksploratif yang ditutup melalui closing statement masing-masing calon untuk meyakinkan pemilih bahwa dia layak untuk dipilih pada Pilkada 9 Desember mendatang.

Secara terpisah ketua Bawaslu Kabupaten Dharmasraya Syamsurizal ketika dihubungi mengatakan, sepanjang perjalanan debat tidak ditemukan adanya dugaan pelanggaran pemilu.(Erman Chaniago)

 374 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *