Dugaan Korupsi Dana BOS, Kepsek SDN Pondok Kopi 04 Enggan Klarifikasi

JAKARTA, JAPOS.CO

Dugaan korupsi dan Bantuan Operasional Sekolah (BOS)
di SDN Pondok Kopi Pondok Kopi 04 Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur semakin kuat, hal itu dibuktikan dengan sikap oknum kepala sekolah dan bendahara sekolah yang enggan melakukan klarifikasi terkait pembertaan sebelumnya.

Wartawan yang menyambangi sekolah, justru sia-sia lantaran sang kepala sekolah (kepsek) bahkan bendahara sekolah sengaja meninggalkan sekolah begitu mengetahui ada wartawan datang untuk konfiramsi, Rabu (4/11/2020) sekira pukul 11.07 Wib.

Kedatangan wartawan ke sana (sekolah tersebut) sebenarnya ingin kembali konfirmasi guna pemberitaan yang berimbang. Namun justru oknum Kepsek berinisial D menyuruh salah satu guru bernama DH, kemudian setelah kurang lebih 1 jam ditunggu guru tersebut menyampari wartawan dan sempat bincang-bincang.

Bahkan, DH membantah terkait pemberitaan yang menuding kepseknya korupsi dana BOS, adalah tidak benar. “Bukan menghindar atau alergi terhadap wartawan, tapi dikarenakan Kepsek sedang sakit,” sebutnya.

Sedangkan bendahara sekolah diakuinya jarang ada di sekolah karena kondisi saat ini sehingga terkadang WFH (Work From House). “Kemungkinan pas saat wartawan datang beliau sedang WFH, jadi tidak bertemu dengan wartawan,” kilahnya.

Dirinya kembali menegaskan, kepsek tidak ada niat menghindar dari wartawan apalagi wartawan adalah mitra sekolah. “Pers sebagai mitra sekaligus sebagai kontrol sosial, mana mungkin kepsek menghindari wartawan,” katanya.(Amin)

 579 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *