Proyek Puskesmas Diduga Terjadi Kolusi, Aktivis Minta APH Mengusut

KETAPANG, JAPOS.CO

Proses penetapan pemenang lelang proyek relokasi Puskesmas Kecamatan Pemahan senilai Rp 7,1 miliar milik Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ketapang disinyalir terjadi praktek kolusi.

Kondisi itu terungkap atas hasil temuan salah satu LSM yang menyebut Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) diduga kuat telah melakukan perbuatan menyimpang pada proses penetapan pelaksana pekerjaan proyek itu.

Dalam laporan LSM yang diterima Japos.Co secara rinci disebutkan, PPK sengaja mengganti pemenang kontrak kepada pemenang urutan berikutnya.

“Pemenang satu dan telah berkontrak dengan nomor kontraktor 602/67/PPK-SDk.A/PUSK/2020 tanggal 17 Juli 2020 adalah PT TCN tetapi dalam pelaksanaan lapangan, PT TCN diganti dengan perusahaan PT MBK,” kata Sekjen LSM Gasak, Hikmat Siregar, Senin (2/11) siang lewat telepon.

Sesuai dengan konfirmasi LSM Gasak kepada Direktur PT TCN, hal itu dibenarkannya. Bahkan kata Siregar, Direktur PT TCN berencana akan melakukan gugatan Tata Usaha Negara (TUN) karena merasa telah dirugikan atas pembatalan sepihak pengerjaan proyek puskesmas itu.

“Kami menduga PPK melakukan perbuatan melawan hukum atas proses perubahan pelaksanaan proyek itu. Atas dugaan ini biar jelas kami minta APH segera mengusutnya,” katanya.

Menjawab kondisi itu, PPK proyek Agus hanya mengatakan sedang melaksanakan isolasi mandiri karena Covid-19.

“Saya sedang isolasi Covid-19. Saya dan PPTK adalah satu tim. Terus sampai saat ini belum ada laporan,” kata Agus, Senin (2/11) pagi lewat pesan singkat.

Ferdinan sebagai Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) yang diberi kewenangan untuk menjawab soal ini bahkan meragukan kapasitas dan informasi yang Japos.Co terima.

“Saya bawahan yang melaksanakan tugas. Saya harus memastikan orang yang benar bisa bertanggungjawab,” kata Ferdinan.

Terkait tudingan dugaan penyimpangan, dalam jawabannya, Ferdinan mengatakan pemenang kedua yang memenuhi syarat. “Ini pemenang 1 dan 2 yang memenuhi syarat,” kata Ferdinan.(Dins)

 1,804 total views,  13 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *