Gubernur Apresiasi Mardison Terapkan AKB 

BUKIT TINGGI, JAPOS.CO – Bukan sekedar pujian namun kerjanyata Walikota Pariaman mendapat perhatian Gubernur Sumatera Barat  Prof DR Irwan Prayitno, dinilai Walikota Plt Pariaman Mardison dengan gerak cepat menerbitkan intruksi Walikota no.331.3/159/DSPD-2020 tentang protokol kesehatan dibidang sosial budaya yang rujukan dari Perda no.6/2020 tentang Adapasi Kebiasaan Baru (AKB) sekaitan pencegahan dan pengendalian covid-19.

Irwan Prayitno mengapresiasi langkah cepat Pemko Pariaman mengatur tatanan adaptasi kebiasaan baru bagi masyarakat dan menjadi daerah pertama di Provinsi Sumbar terkait intruksi AKB, pencegahan dan pengendalian Covid-19.

Selain itu, Gubernur mengingatkan sosialisasi harus dilakukan secara menyeluruh untuk mempercepat penerapan Perda AKB. Sosalisasi AKB melibatkan selurh unsur masyarakat, alim ulama, bundo kanduang, tokoh adat, instansi vertikal dan unsur lainnya.

“Dengan ketentuan yang tertuang dalam Perda AKB , mampu  memberikan efek jera ke kasyarakat, melindungi masyarakat supaya terhindar dari virus  yang bisa merenggut nyawa. Dengan harapan masyarakat tetap bisa beraktivitas seperti biasa, tetap produktif dengan cara melakukan 4 M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dan mandi) sehingga pengendalian covid dapat diatasi,” jelasnya.

Sementara Walikota menjelaskan kegiatan sosial budaya, setiap penangungjawab kegiatan/usaha dalam penyelenggaraan AKB dalam penceahan dan penggendalian covid wajib menerapkan perilaku disiplin penerapan protokol kesehatan termasuk juga kegiatan upacara adat, pernikahan, pemakaman dan takziah .

“Kegiatan sosial budaya dapat dilaksanakan setelah memperoleh izin keramaian dari kepolisian berdasarkan rekomendasi Satuan Tugas Penanganan Covid-19, selambat-lambatnya 4 hari sebelum hari pelaksanaan,”tutur Walikota.

Pelanggaran yang terjadi akan dikenakan sanksi dengan didenda sebesar Rp 500 ribu serta pembubaran kegiatan. (Yet)

 

 

 

 141 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *