Bangkitkan Ekonomi Dimasa Pandemi 

BUKIT TINGGI, JAPOS.CO – Tantangan untuk membangkitkan kembali perekonomiaan masyarakat pasca berakhirnya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ,seiring memasuki tatanan kehidupan baru (new normal) di Kota Solok tentu tidak semudah membalikan telapak tangan.

Menghadapi persoalan baru harus memiliki pemikiran yang sama memitigasi resiko. Sebagaimana yang terjadi pada saat sekarang perekonomian yang melemah diera pandemi covid-19.

Untuk memulihkan perekonomiaan mengutip penjelasan menteri keuangan Sri Mulyani secara vidron dengan pemerintah Provinsi dan Kab/Kota, Usaha Sektor Mikro Kecil dan Menenggah (UMKM) punya kemampuan menyerap 89,3 persen tenaga kerja serta memberikan kontribusi yang mengembirakan 60 persen terhadap PDB.

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM Bujang Putra dalam hal ini selalu menggiatkan agar Dekranasda menjadi corong pengrajin dengan masyarakat dan pemerintah.

Menurutnya, Sektor UMKM akan menjadi key success factor pemulihan ekonomi terutama di sektor riil , skemanya dengan subsidi bunga. Dalam membangkitkan perekonomian masyarakat pasca berakhirnya PSBB menuju new normal, pemerintah Kota Solok melalui Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM melakukan langkah-langkah strategis dengan mengandeng Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Solok.

“Dekranasda Kota Solok sebagai wadah bagi pengrajin unuk mencari solusi dari berbagai masalah sekaligus menjadi ujung tombak,” jelasnya.

Untuk melaksanakan kegiatan, kata Bujang yang dikelola oleh Dekranasda dengan tidak mengabaikan protokol kesehatan.

“Semua anggota dan pengrajin wajib disiplin dan mematuhi aturan yang sudah ada acuannya dengan memakai masker, cuci tangan, menjaga jarak fisik (physical distancing),” tutupnya.(Yet)

 151 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *