Diduga Ada Tindak Pidana, L-KPK Surati Resort TNBTS

PASURUAN, JAPOS.CO – Kasus perambahan hutan di kawasan Lereng gunung Bromo, tepatnya masuk wilayah Taman Nasional Bromo Tengger Semeru terus menjadi sorot banyak kalangan.

Salah satunya Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi(L-KPK) DPC Pasuruan yang turut memperhatikan kasus ini dengan serius.

Bahkan saat ini sudah mengirim surat resmi ke resort TNBTS guna konfirmasi lebih lanjut,akan tetapi masih belum mendapat balasan sampai saat ini.

Ketua L-KPK DPC Kabupaten Pasuruan, Khoirul Anam mengatakan pihaknya sudah berkirim surat akan tetapi masih belum mendapat balasan.

“Kita sudah berkirim surat klarifikasi ke resort TNBTS sejak 27 Oktober kemarin. Kalau tidak ada respon maka kita anggap memang ada sesuatu yang harus di ungkap disini. Rabu depan langsung kita laporkan resmi ke pihak berwajib saja” ungkap Mas irul(sapaan akrabnya), Kamis (29/10/20) melalui selulernya.

Masih Mas Irul, selain lembaganya juga banyak ormas dan LSM yang menyorot kasus ini. Maka dari itu hal ini harus sampai clear dan tuntas. Bongkar sampai ke akarnya.

Berdasarkan informasi yang pihaknya peroleh, bahwa beberapa pengurus atau koordinator petani dan beberapa oknum petugas yang dalam kasus ini diduga kuat ada tindakan melawan hukum.

“Jadi positif hari rabu kita layangkan laporan resminya,” imbuh Mas Irul.

Dari informasi yang dihimpuan sudah banyak yang telah melakukan pembayaran untuk mendapat lahan.

“Banyak mas akan tetapi sampai saat ini tidak mendapatkan lahan garapan,” ujar (S) yang enggan di sebutkan nama lengkapnya.

“Saya juga sudah bayar 9 juta mas, tapi sampai saat ini masih belum mendapat lahan, dan taunya sekarang malah bermasalah, saya baca berita di koran dan online,” pungkasnya.(Sp/tim)

 337 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *