Paket Pekerjaan yang Diduga Siluman di Dishub Kabupaten Sidoarjo

SIDOARJO, JAPOS.CO –  Dua paket pekerjaan yang diduga siluman di Dinas Perhubungan Kabupaten Sidoarjo yang dipimpin oleh Bahrul Amig sebagai Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sidoarjo.

Paket tersebut diantaranya diterminal Porong serta di kantor Dishub (Dinas Perhubungan) Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur yang beralamat di jalan Raya Candi No 107, Gelam Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo 61271.

Pekerjaan di terminal Porong adalah paket pergantian tutup saluran air di bangunan utama terminal Porong yang dikerjakan sendiri oleh Edi Sutiono selaku PPK (Pejabat Pembuat Komitmen). Hal ini diakui sendiri oleh Edi saat dikonfirmasi melalui pesan Whatsaapp.

“Iya mas untuk sementara karena menjelang musim hujan dan tutup saluran yang ada sebagian besar hilang dan pecah sehingga banyak kotoran yang masuk dan menimbulkan genangan di sekitar terminal oleh karenanya untuk sementara saya tutup agar aliran air lancar,” kilah Edi.

Sementara paket siluman yang ke dua ada di kantor Dishub Kabupaten Sidoarjo berupa pembangunan pagar yang berada di bagian belakang Gedung KIR Dishub Sidoarjo.

Menurutnya, kenapa dikatakan paket siluman pasalnya paket pekerjaan ini diduga dilakukan sendiri oleh Edi sebagai PPK karena sampai hari ini, Selasa (27/10) belum ada penandatanganan kontrak terkait dua pekerjaan tersebut .

Sementara AD mengatakan kepada Japos.co bahwa Edi ini sangat serakah. “Mas, banyak pekerjaan yang dilakukan tanpa melalui proses yang wajar dan semua dilakukan terlebih dahulu kontrak belakangan,” tegas AD.

“Lah kalau kontrak belum ditandatangani pekerjaan dilakukan bagaimana cara PPK mengendalikan jalanya kegiatan sedang kontraktornya saja belum ketahuan siapa ,jadi kemungkinan besar dikerjakan sendiri oleh PPK,” pungkas AD.

Terpisah, Dewi Kania Kabid Sarpras saat dihubungi melalui pesan whatsapp mempersilahkan Japos.co dan tim untuk mengkonfirmasi di kantor TU (Tata Usaha).

Namun saat Japos.co sampai tempat yang dimaksud oleh Dewi yang bersangkutan tidak ada ditempat bahkan saat di telepon yang bersangkutan tidak bersedia merespon panggilan dari Japos.co.

Menamggapi hal tersebut Direcktur Bidang Kontruksi LSM WAR ( Wadah Aspirasi Rakyat ) Ir Haryanto B SH MSi mengatakan sangat tidak wajar bila PPK mengerjakan sendiri paket pekerjaanya dan ini menunjukkan itikad yang tidak baik apalagi papan informasi untuk pekerjaan tersebut tidak dipasang.

“Ini menandakan bahwa paket pekerjaan itu sengaja disembunyikan dan dikerjakan secara diam- diam, belum lagi kalau membicarakan teknik kegiatan dan tatacara pelaksanaan pekerjaan, waah jelas gak bener apa yang dilakukan oleh PPK ini,” pungkas Bung Hary.(Zein)

 486 total views,  2 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *