Dua Belas Hari Menghilang Pelaku KDRT Ditangkap Polisi

PEKANBARU, JAPOS.CO – Tega-teganya melakukan KDRT kepada sang istri hanya karena masalah perkerjaan menjadi ojek online berujung berurusan dengan Polisi, Jum’at siang (23/10/2020).

Berawal dari pembicaraan atau percakapan antara korban Roma Uli Simbolon alias ULI (55) dan tersangka inisial Y alias Anes (59) merupakan suami korban, membahas masalah pekerjaan tersangka pada hari Jum’at tanggal 9 Oktober 2020 pukul 22.00 wib dirumahnya jalan Perkasa V Gang Damai No. 03 Rt 05 Rw 11 Kelurahan Bambu Kuning Kecamatan Tenayan Raya Kota Pekanbaru.

“Dari pembicaraan itu tersangka meminta sejumlah uang kepada korban untuk melancarkan pekerjaannya sebagai ojek online yaitu Maxim sehingga korban memberikan uang kepada tersangka sebesar Rp. 4.000.000( empat juta rupiah), kemudian korban langsung masuk ke dalam kamar dan mengunci pintu kamar,” terang Kapolsek.

“Sekitar pukul 02.30 wib tersangka mendobrak pintu kamar dan langsung masuk ke dalam kamar tidur korban, dan berkata” saya mau tidur bersama mami..” korban mengatakan “Ngapain…!!!,” jelas Kapolsek.seraya menirukan keterangan tersangka.

Lanjutnya, tiba-tiba tersangka memukul korban pada bagian wajah dan kepala dengan batu yang sudah dipegang dan dipersiapkan tersangka, sehingga korban mengalami luka robek yang mengeluarkan darah dan lebam pada bagian wajah korban.

Rossi Ignesius Geraldy datang membantu korban dan bersama- sama berteriak untuk minta tolong, tersangka merasa ketakutan pergi melarikan dan keluar dari rumah, sehingga korban dibawa ke rumah sakit, kemudian kejadian dilaporkan ke Polsek Tenayan Raya pada hari Sabtu tanggal 10 Oktober 2020 oleh Theophany Maurilla (22).

Dikatakan Kapolsek Tenayan Raya Kompol H.M Hanafi, menindaklanjuti laporan masyarakat, memerintahkan tim opsnal yang di pimpin Ipda Budi Hartono untuk melakukan penangkapan terhadap tersangka inisial Y alias Anes.

Sementara Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol H.Nandang Mu’min Wijaya, SIK MH melalui Kapolsek Tenayan Raya Kompol H MHanafi,” membenarkan telah melakukan penangkapan tersangka tindak pidana kekerasan fisik dalam rumah tangga (KDRT) terhadap korban Roma Uli Simbolon alias ULI yang terjadi pada hari Jum’at tanggal 10 Oktober 2020 pukul 03.00 wib, dan pada hari Kamis tanggal 22 Oktober 2020 Sekitar pukul 22.00 Wib dilakukan penangkapan inisial Y alias Anes sehingga dibawa dan diamankan ke Polsek Tenayan Raya.

“Dari hasil interogasi tersangka mengakui motif melakukan KDRT terhadap diri korban, tersangka merasa kesal dan cemburu dengan korban dikarenakan korban sudah punya laki-laki lain, dan tersangka ingin meminta hubungan intim namun korban tidak mau melakukan hubungan intim selayaknya suami istri dengan tersangka.sedangan batu sudah diperaiapkan sebelumnya oleh tersangka untuk memukul korban,” tambah Kapolsek.

Barang bukti disita dalam perkara itu berupa 1 (satu) buah batu, 1 (satu) pasang baju tidur perempuan berlumuran berdarah.(AH)

 111 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *