Warga Sumurup, Sayangkan Pernyataan Paslon 1 Terkait “Ketertinggalan Orang Bendungan”

TRENGGALEK, JAPOS.CO – Adanya pernyataan dari calon bupati (Cabup) nomor urut satu dalam debat publik antar paslon (pasangan calon) disalah satu stasiun televisi swasta, Kamis (8/10) dengan menyebut ‘Bendungan yang kebetulan tertinggal’ menyisakan polemik. Sejumlah warga asli yang berasal dari Kecamatan Bendungan, menyayangkan adanya pernyataan dari seorang calon bupati kepada masyarakatnya.

Seorang tokoh masyarakat dari Desa Sumurup, Supriyanto, sempat mengungkapkan kekecewaannya kepada Japos.co ketika ditemui usai pulang kerja dari ladang pada Sabtu, (10/10/2020) siang.

“Sebagai warga asli dari Kecamatan Bendungan saya menyayangkan adanya pernyataan pak Cabup nomor urut satu yang menyinggung tentang tanah kelahiran saya,” sebut Suriyanto.

Menurut Tunggak (panggilan akrab dari Supriyanto_pen), ketika bicara ‘ketertinggalan’ pastilah ada hubungannya dengan sumber daya manusia (SDM). Padahal, untuk saat ini warga Bendungan rata-rata sudah mengenyam pendidikan baik mulai tingkat SD, SMP dan SMA. Tak sedikit pula yang lulusan Sarjana (S1) ataupun Magister (S2).

“Bahkan, beberapa pejabat negara ada yang berasal dari bumi kandung Bendungan,” imbuhnya.

Diantaranya, lanjut dia, masih termasuk sanak saudara dan keluarganya sendiri. Ada yang sempat menjabat sebagai kepala dinas di Pemerintahan provinsi (Pemprov) dan jendral dari salah satu satuan TNI walau sudah pensiun.

” Jadi, ketika mengatakan ketertinggalan Bendungan itu bagi saya sangat tidak tepat dan benar-benar melukai hati,” keluh warga RT. 34, RW. 10 tersebut.

Senada, Gunawan tetangga dari Tunggak juga menimpali jika sebagai penduduk kelahiran Kecamatan Bendungan merasa kurang sepakat mendengar ungkapan yang terkesan ‘mendiskreditkan’ wilayahnya.

“Sebagai orang pribumi yang sudah hampir 50 tahun hidup dan menikmati hasil bumi Bendungan, saya cuma berharap kepada para calon pemimpin Trenggalek agar lebih bijaksana dalam menyampaikan pernyataan ataupun kata-katanya,” tegasnya. (HWi)

 704 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *