Bangunan Liar Di Desa Suko Disorot

SIDOARJO, JAPOS.CO – Bangunan Liar ( Bangli) yang berdiri berjajar di Desa Suko Kecamatan Kota Kabupaten Sidoarjo disorot Lsm WAR ( Wadah Aspirasi Rakyat ).  Roni Humas LSM WAR mempersoalkan Adanya bangun liar yang memanfaatkan aset  Pemkab Sidoarjo yang merupakan Fasum ( fasilitas Umum ) Dari Perumahan Puri Indah.

Menurut Roni  yang memberikan keterangan pada Japos.co Rabu 30/9 dilokasi Fasum milik Perum Puri Indah, akan tetapi karena sudah diserahkan kepada Pemkab Sidoarjo maka tempat itu menjadi aset Pemkab.  Oleh sebab itu menjadi kewajiban Pemkab untuk menjaga aset itu agar tidak hilang dan dimanfaatkab oleh orang tanpa ijin kepada Pemkab.

Roni Juga sudah melakukan konfirmasi kepada Dinas Pengelolaan Aset Daerah, Ima ( sapaan Akrab Kepala dinas ) dan karena kesibukanya Bu Ima mendelegasikan kepada  Arie,  Kabid ( kepala Bidang ) pengelolaan Aset untuk menanggapi permintaan klarifikasi dan konfirmasi

Arie Kabid Aset mengajak Japos.co dan tim untuk melihat langsung lokasi Bangli Rabu, 30/9.  Ketika dilapanmgan, Arie mengatakan , bahwa sudah Koordinasi dengan Dinas Perkim Kab Sidoarjo Khususnya Bidang Pengawasan Bangunan dan sampai hari ini belum mendapat kejelasan apakah aset yang dimaksut telah diserahkan Ke Pemkab , jadi Arie meminta agar Japos.co dan tim bersabar sampai ada kejelasan hal tersebut dari Dinas terkait , ” jelas Arie

Sementara Kepala Desa Suko Sabari yang juga datang ke lokasi dengan menggunakan mobil siaga desa mengakui bahwa b bangunan yang dibangun oleh Pihak Ke 3 ini belum memiliki ijin ” Bangunan ini didirikan oleh pihak Ke 3 dengan perjanjian antara Subari dan Pihak ke 3 yakni akan dipakai sebagai penampungan pedagang yang kebanyakan warga Desa Suko dengan perjanjian para pedagang akan membayar sewa Rp 300.000 perbulan atau dalam 1 hari Rp 10.000.

Uang yang masuk nantinya akan dibagi dengan kesepakatan pihak ke tiga 50% dan Pemdes 35% serta lingkungan (kas lingkungan ) 15%

Disingung terkait belum adanya ijin mendirikan bangunan serta kelengkapan administrasi yang harus dipenuhi, Sabari mengatakan, bahwa saat ini sedang mengurus semua perijinan yang diperlukan pada dinas terkait

Warga setempat berinisia M kepada Japos.co mengatakan ,” Apa yang dikatakan Sabari Itu omong kosong, karena dia tahu persis bahwa pihak Pemdes belum pernah melakukan apapun terkait ijin  pengelolaa  Aset pemkab tersebut , dan bagaimana bisa bangunan sudah berdiri sejak lama baru akan diajukan ijin… itupun setelah warga setempat bergejolak dan akan melakukan aksi unjukrasa , terang M penuh dengan tanda Tanya. ( Zein)

 

 619 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *