Tekab Polsekta Kota Pinang Berhasil Meringkus Pengedar Sabu Di Perkebunan Normark

LABUHANBATU, JAPOS.CO – Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) Polsekta Kota Pinang yang dipimpin Ipda Gunawan Sinurat, berhasil mengamankan seorang pengedar sabu, di Jalinsum Perkebunan Normark, Desa Perkebunan Normark, Kecamatan Kota Pinang, Kabupaten Labuhan Batu Selatan (Labusel) Sumatera Utara, Rabu (23/9/2020) sore kemarin sekira pukul 17.30 WIB.

Dari tangan AS (35), petugas turut mengamankan 1 bungkus plastik bening berisi sabu-sabu, 1 buah bungkus rokok Sampoerna, 1 lembar tisu warna putih dan 1 unit HP Nokia warna hitam.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan,SIK.MK melalui Kapolsekta Kota Pinang, Kompol Semeon Sembiring Sabtu (26/9/2020) menerangkan, penangkapan ini berawal dari laporan warga akan adanya transaksi sabu di Jalinsum Perkebunan Normark.

Menindaklanjuti informasi itu, Kapolsekta langsung menurunkan Tekab Unit Reskrim Polsekta Kota Pinang yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda Gunawan Sinurat.

“Saat melakukan penyelidikan, petugas melihat orang dengan gerak gerik yang mencurigakan. Tanpa membuang waktu, tim langsung melakukan penangkapan terhadap seorang pria yang berinisial AS,” sebut Kapolsekta.

Setelah dilakukan penggeledahan, imbuh Kapolsek, petugas mengamankan barang bukti 1 bungkus plastik bening berisi sabu-sabu di dalam saku celana belakang tersangka.

“Dari hasil introgasi, diketahui bahwa tersangka memperoleh sabu-sabu tersebut dengan cara membeli dari M sebanyak 5 gram. Saat ini sabu-sabunya bersisa sekira 2 gram, karena selebihnya telah dijual oleh tersangka,” jelas Kapolsek.

Menurut Kapolsekta, pelaku AS telah menjadi pengedar sabu sejak 2 bulan lalu.
“Tim juga saat ini tengah melakukan pengembangan untuk menangkap M dan mencari barang bukti sabu-sabu lain ke rumah M. Saat dilakukan penggeledahan, M dan sabu-sabu tidak ditemukan. Jadi saat ini kita lagi memburu tersangka,” tegasnya.(At)

 272 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *