KPU Mukomuko Dituding Tak Bangun Komunikasi Baik Dengan Kesbangpol

MUKOMUKO, JAPOS.CO – Sosialisasi yang dilaksanakan oleh Komisi Pemilahan Umum (KPU) Kabupaten Mukomuko yang diikuti organisasi masyarakat (ormas) dan Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Mukomuko, Kamis (15/9/20), berlangsung di sebuah hotel ternama di daerah itu. Sosialisasi digelar terkait peraturan KPU No 6 Tahun 2020 jo Peraturan KPU No 10 Tahun 2020 tentang pemilihan gunernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati dan/atau walikota dan wakil walikota tentang pelaksanaan serentak lanjutan dalam kondisi bencana non alam Covid-19.

Dalam situasi itu, KPU Mukomuko mengundang/menghadirkan beberapa awak media yang ada di Kabupaten Mukomuko, termasuk Ormas dan LSM. Namun, mengetahui ada undangan dari ormas yang dianggap ilegal (tidak terdaftar di Kantor Kesbangpol Mukomuko), sehingga Kepala Kantor Kesbangpol Iskameri SPd MSi, langsung meninggalkan acara sosialisasi yang sedang berlangsung dan tidak kembali lagi ke dalam ruang hingga acara usai.

Ketika dikonfirmasi kenapa meninggalkan ruangan, Iskameri mengatakan, dirinya merasa kecewa atas kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mukomuko yang dianggap tidak membangun komonikasi yang baik dengan Kesbangpol dalam mengundang awak media maupun ormas atau pun SLM.

Iskameri menilai bahwa KPU telah melegalkan ormas atau pun LSM yang ilegal dan mengundangnya pada acara sosialisasi itu. Yang membuat dirinya kesal lagi, karena ada ucapan ataupun kata-kata Ketua KPU yang tidak sewajarnya disampaikan di depan forum yang sifatnya formal itu. “Secara tidak langsung, dia (Irsyat) itu saya dianggap telah mengkerdilkal diri saya dengan bahasa ‘Kesbangpol Merajuk Tuo’. Saya sangat kecewa, karena menurut saya kata-kata seperti itu tidak pantas dia lontarkan di depan forum formal seperti itu,” sebutnya.

Seharusnya menurut Iskameri, Ketua KPU itu punya solusi dan tidak arogan. Sehingga di mata dia, tidak salah jika PPK Kecamatan Kota Mukomuko mengundurkan diri dari jabatannya, itu juga karena ucapan Ketua KPU tersebut yang selalu menyinggung perasaan. “Seharusnya dia (Ketua KPU) mengayomi dan merangkul dengan baik, dan Kesbangpol tidak akan melegalkan yang ilegal,” tutup Iskameri kecewa.(JPR)

 202 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *