Ini Penjelasan Bank Mandiri Rantauprapat Atas Kebocoran Data Nasabahnya

LABUHANBATU, JAPOS.CO – Terjadinya kebocoran data di Bank Mandiri Kartu Keredit hingga terjadinya tindakan penipuan melalui Bukalapak.com yang merugikan nasabah Bank Mandiri Cabang Ahmat Yani Rantauprapat Kabupaten Labuhanbatu Sumatera Utara atas nama A.Tarigan.

Saat ditemui awak media ini Kepala Operasional Bank Mandiri Cabang Ahmat Yani Rantauprapat Syamsul Bahri menyampaikan bahwa masalah kebocoran data nasabah bukan hanya terjadi di Bank Mandiri, di Bank lain pun banayak terjadi, sebut Syamsul, Kamis (17/9).

“Kalau kebocoran data nasabah ini bisa saja terjadi namun saya tidak dapat menjelaskan kenapa kebocoran ini bisa terjadi, karena saya takut kita nanti salah menyampaikan,” jelas Samsul.

Awak media ini juga menanyakan mengenai apa perlindungan yang diberikan oleh Bank Mandiri  kepada nasabah saat kebocoran data terjadi dan berujung kepada penipuan yang dilakukan oleh orang yang mengaku sebagai petugas Bank Mandiri.

“Kalau mengenai penipuan melalui kertu kredit ini, kami dari pihak Bank Cabang Mandiri hanya dapat memfasilitasi untuk menyampaikan keluahan nasabah kepada pihak Kartu Kredit yang ada di Jakarta, kami tidak ada wewenang dalam hal ini,” ungkap Kepala Operasional Mandiri.

Syamsul Bahri juga dengan tegas menyampikan “kalau tidak ada kita melakukan transaksi  nagapain dibayarkan, kalau saya pribadi pun kalau tidak ada melakukan transaksi terus disuruh saya harus bayar, saya pun pasti keberatan” tegasnya.

Nasabah Bank Mandiri Cabang Ahmat Yani Rantauprapat A.Tarigan menyampaikan kepada wartawan Jumat (18/9/2020)  “saya sudah berulang kali menyampaikan kepada Bank Mandiri Cabang Ahmat Yani tetapi pihak Bank tidak dapat berbuat apa – apa, mereka hanya menyampaikan nanti kami sampaikan ke Bank Mandiri Pusat dan sampai saat ini belum ada kejelasan atas kebocoran data sampai terjadinya penipuan ini” jelasnya.

Sebagai nasabah, saya merasa pihak Bank Mandiri kurang merespon laporan dan keluahan dari nasabah, kalau memang bank mandiri peduli dan cepat tanggap dengan laporan nasabah, saya yakin penipuan melalui Bukalapak.com ini tidak akan terjadi dan bisa dicegah, karena menurut pihak Bukalapak ketika saya hubungi melalui telepon seluler, penipuan ini dilakukan dengan membeli suatu barang di Bukalapak, dan pihak Mandiri Kartu Kredit tidak langsung menghubungi Bukalapak sehingga barang yang dipesan oleh penipu sudah sempat dikirimkan, yang jelas saya sangat kecewa dengan perlakuan pihak Mandiri ini, jelas A.Tarigan.

Dari kejadian ini seakan Bank Mandiri  mengabaikan Undang – Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen, Peraturan Bank Indonesia Nomor 2/19/PBI/2000 pasal 2 ayat 1 tentang persyaratan dan tata cara pemberian perintah atau izin tertulis membuka rahasia bank.

Bank Mandiri juga dianggap mengangkangi Undang – undnag Nomor 10 Tahun 1998 pasal 1 angka 28 tentang rahasia bank.(At/Red)

 853 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *