Kasus Penusukan Syeh Ali Jaber, 13 Saksi Diperiksa

JAKARTA, JAPOS.CO – Kadivhumas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, SIK, MSi menyampaikan pihaknya serius dalam menangani kasus penusukan terhadap Syeh Ali Jaber beberapa hari lalu di Lampung.

“Polisi serius dalam menangani kasus tersebut dapat dibuktikan dengan Polisi telah menangkap pelaku, mengamankan barang bukti dan sudah melakukan penahanan terhadap pelaku,” jelas Argo saat keteranganpers di Bareskrim Polri, Rabu (16/9).

Sampai dengan saat ini, kata Argo penyidik dari Polda Lampung dibantu penyidik Mabes Polri dari Direktorat Pidana Umum yang sudah berada di Lampung.

“Bahwa sudah dilakukan pemeriksaan terhadap 13 orang saksi mulai dari keluarga, saksi di TKP dan panitia. Kemudian setelah mendapatkan hasil pemeriksaan saksi dan tersangka, penyidik Polda Lampung sudah melakukan gelar perkara dan sudah menaikkan menjadi penyidikan serta mengirimkan Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) ke Kejaksaan Negeri Bandar Lampung pada 15 September 2020 dengan nomor SPDP/228/IX/2020/Reskrim,” ungkapnya.

Tentunya, lanjut Argo dengan proses penyidikan terdapat beberapa isu yang berkembang misalnya beredar dimedia sosial bahwa tersangka sudah dibebaskan oleh penyidik, kami sampaikan bahwa hal tersebut tidak benar. Jadi sampai saat ini tersangka AA masih dilakukan penahanan dan didalam sel Polresta Bandar Lampung dan sedang dilakukan pemeriksaan lanjutan oleh penyidik dan penyidik juga mengagendakan rekonstruksi. Pada prinsipnya polisi serius dan akan segera menyelesaikan perkara ini ke Kejaksaan.

“Pasal yang disangkakan terhadap tersangka AA yaitu Pasal Percobaan Pembunuhan, Pembunuhan dan Penganiayaan Yang Menyebabkan Luka dengan ancaman hukuman mati atau sumur hidup dan minimal 20 tahun penjara,” terangnya.

Tentunya bahwa penyidik dari Mabes Polri, Densus 88 melakukan penyelidikan apakah tersangka sendiri dalam menjalankan penusukan ini atau ada yang menyuruhnya. (Berutu)

 

 

 60 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *