PN Bangkinang Menolak Gugatan Maspiah Mangunsong Atas Sengketa Lahan

PEKANBARU, JAPOS.CO  – Setelah beberapa kali penundaan sidang putusan, akhirnya PN Bangkinang melaksanakan pembacaan sidang putusan perkara perdata atas sengketa lahan sawit seluas 2 (Dua) Hektar yang berada di RT.003 RW.002 Dusun I Desa Sekijang Kecamatan Tapung Hilir Kabupaten Kampar dengan perkara perdata Nomor : 2/Pdt.G/2020/PN.Bkn di PN Bangkinang, Kamis (10/09).

Persidangan itu dihadiri oleh Tergugat 1 (Siti Rusmini Damanik), Kuasa Hukum Tergugat 2 namun Amran sendiri tidak tampak hadir, pihak Penggugat (Maspiah), Kedua Puteri Maspiah Erika dan Erin turut hadir di ruang persidangan, Kuasa Hukum Maspiah, Majelis Hakim, Hakim Ketua Riska Widiana sebagai Ketua PN Bangkinang, dan Panitera PN Bangkinang.

Kasus ini berawal dari Siti Rusmini Damanik (Tergugat 1) yang merupakan mantan istri dari Amran yang saat ini menjabat sebagai Kepala Desa Tebing Lestari Kecamatan Tapung Hilir, Kabupaten Kampar, telah digugat oleh Maspiah yang juga mantan istri dari Amran atas lahan sawit seluas 2 (Dua) Hektar.

Bukan saja menggugat 1 orang, namun Maspiah telah menggugat sebanyak 4 orang di PN, yaitu Siti Rusmini Damanaik (Tergugat 1), Amran (Tergugat 2), H. Ahmad Taridi Kades Desa Sekijang (Tergugat 3) dan Camat Tapung Hilir (Tergugat 4).

Rusmini mengungkapkan, bahwa ada 2 SKT yang diterbitkan,  atas nama Amran dan SKT atas nama Siti Rusmini Damanik. Sedangkan sisanya merupakan lahan yang dekat dengan daerah aliran sungai sehingga pihak Desa Sekijang tidak bersedia menerbitkan surat, namun demikian pihak Desa Sekijang mengetahui pemilik lahan kebun sawit itu adalah dirinya.

Di persidangan pembuktian, tergugat 1 (Rusmini) telah membuktikan kebenaran sebagai pemilik lahan yang dipermasalahkan oleh Penggugat (Maspiah) sesuai dengan Surat Keterangan Usaha Nomor: 592.4/SKJ-Pemb/47 atas nama Siti Rusmini Damanikyang dikeluarkan di Desa Sekijang pada tanggal 10 Februari 2017 oleh Kepala Desa Sekijang H. Ahmad Taridi, SH sesuai dengan bukti T.I-19.

Dengan adanya bukti-bukti surat yang dikuatkan oleh keterangan para saksi tergugat I, maka PN Bangkinang memutuskan menolak gugatan Maspiah atas sengketa lahan tersebut. (AH)

 

 374 total views,  3 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *