Dugaan Penyimpangan Proyek Kolam Renang Berstadar Internasional

BANGKA TENGAH, JAPOS.CO  – Pelaksanaan proyek pembangunan kolam renang berstandar internasioanal yang terletak di desa Beluluk Kecamatan Pangkalan Baru Kabupaten Bangka Tengah diduga menyimpang. Pasalnya, proyek yang telah menghabiskan uang negara sebesar kurang lebih 40 Milyar ini pada tahun 2017 dan 2018 terkesan tak selesai dilaksanakan bahkan ironisnya lagi,kondisi terkini bangunan proyek kolam renang mulai memprihatikan.

Dari hasil penelusuran yang dilakukan wartawan,Selasa (8/9) menemukan adanya kerusakan disana sini pada bangunan kolam renang seperti selasar kolam renang yang retak, menurunya dinding  pagar panel yang pecah, dan bagian bawah sisi luar bangunan yang mengantung tanpa adanya pondasi.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bangka Tengah Zainal mengatakan, proyek pembangunan kolam renang berstandar internasional dibangun sudah sesuai dengan anggaran. Diakuinya, jika dilihat memang proyek kolam renang yang telah dibangun itu tidak selesai dilaksanakan.

” Itu lah anggaran nya, kalau dilihat memang benar tidak selesai seperti tempat loncat indah , tempat layar monitor dan Tribun karena pembangunan itu semuanya baru lima puluh persen anggaran nya pun sama baru lima puluh persen. Soal adanya bangunan dibawah dinding yang menggantung tanpa pondasi itu tidak menganggu konstruksi bangunan,” kata Zainal saat dihubungi melalui sambungan telepon,Selasa (8/9).

Dijelaskannya, bangunan selasar kolam renang yang retak dan menurun disebabkan pelaksanaan nya tidak menggunakan tulang besi ditambah lagi kurangnya pemadatan.

” Karena anggaran tadi jadi selasar dilaksanakan tidak menggunakan tulang besi ditambah kurangnya pemadatan akan tetapi,kedepannya nanti dengan adanya anggaran maka selasar akan diperbaiki kembali dengan menggunakan tulang besi,” terang Zainal.

Soal azaz manfaat, Zainal mengklaim proyek tersebut bermanfaat bahkan Instasi terkait pun sering memanfaatkannya termasuk masyarakat.

” Azaz manfaat ada,berjalan dimanfaatkan. BNPB berenang disana untuk latihan nyelam bahkan test polisi juga “,ucap Zainal.

Hingga berita ini diturunkan, Bupati Bangka Tengah Ibnu Saleh enggan menjawab konfirmasi wartawan terkait dengan proyek pembangunan kolam renang berstandar internasional ini. (Oby)

 

 694 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *