Oknum ASN , Kasi Di UPT Pendidikan Provinsi Sumut Ketangkap Basah

LABUHANBATU, JAPOS.CO – Oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menjabat sebagai Kasi di UPT Pendidikan Wilayah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Cabang Labuhanbatu dipergoki alias ketangkap basah oleh Istrinya di salah satu perumahan di Jalan Ahmad Yani Rantau Selatan Rantauprapat Kabupaten Labuhanbatu tepatnya di samping Brastagi Supermarket sedang berduaan dengan seorang perempuan inisial EC pada Minggu (30/8/2020) pagi.

HM (46) menyampaikan bahwa sepengetahuan dirinya bahwa perempuan yang bersama suaminya inisial EC merupakan istri Om. P. Dalimunthe, sebut Istri oknum PNS ini.

Istri oknum PNS yang bertugas di UPT Pendidikan Provinsi Sumatera Utara ini juga menjelaskan “benar bang, saya memerogoki suami saya APR berduaan dengan EC, yang saya tau istri om P Dalimunthe, di sebuah rumah di Jalan Ahmad Yani di perumahan DL, dan waktu saya tanya katanya mereka tidak menikah hanya teman, tapi saya heran kok bisa serumah, disamping itu saya diancamnya lagi bang, kalau saya urusi, dia akan melaporkan saya ke Polisi,” sebut HM.

Menurut HM (46) bahwa suaminya APR (45) bertugas sebagai kasi di UPT Pendidikan Provinsi Sumatera Utara dan juga menyebutkan kalau suaminya jarang pulang, bahkan sudah dua minggu tidak pulang kerumah, dengan alasan menemani salah satu Balon Bupati Di Labuhanbatu Utara (Labura) untuk kampanye.

Saat dikonfirmasi UPT Dinas Pendidikan Wilayah Sumatera Utara Cabang Labuhanbatu yang berada di Jalan Rantau Lama Kecamatan Rantau Selatan Kabupaten Labuhanbatu, Kamis (03/09/2020) hanya bertemu security berinisial ED, dan mengatakan kalau PLH Cabang masih di Medan

Ketika dikonfirmasi Pejabat Kantor Dinas Pendidikan Wilayah Provinsi Sumatera Utara berinisial LM melalui telepon, Kamis (03/09/2020) menyampaikan tidak pernah mentolerir ASN di lingkungannya yang melanggar UU PNS, karena menurut Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dilarang menjadi anggota dan/atau pengurus partai politik.

“Dan juga Berdasarkan Pasal 2 huruf f Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN, bahwa setiap pegawai ASN tidak berpihak dari segala pengaruh pengaruh dan tidak memihak pada kepentingan orang-orang, apalagi perjinahan bang, kita tidak mau ada manusia seperti itu di jajaran kita,” tegas LM.

Begitu juga dengan Pejabat Kementerian Pendidikan Wilayah Sumut LS, Rabu (02/09/2020) menyampaikan bahwa pihaknya sangat berlawanan dengan tindakan asusila, saya sangat tidak setuju kalau ada ASN di jajaran instansi pendidikan melakukan perjinahan, karena sudah jelas tupoksinya untuk mendidik dan sebagai teladan.

“Wahhh, bahaya itu bang bila ada dijajaran kita ada yang begitu, namanya juga pendidikan ya tupoksinya mendidik bukan memberi contoh yang salah,” tegas LS.

Ketika dihubungi melalui WhatsApp ,Jumat (04/09/2020) malam oknum PNS inisial APR menyebutkan bahwa itu semua adalah fitnah dan dirinya akan melakukan upaya hukum baik terhadap segala pemberitaan sebelumnya dan sesudah, jelas APR.(At)

 2,440 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *