Hama Menyerang Tanaman Cabai Petani, Dinas Pertanian Provinsi Riau Tinjau Lokasi

PEKANBARU, JAPOS.CO – Di tengah wabah pirus Corona covid-19, Pemerintah minta jajarannya dan pemerintah Daerah memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Serta minta masyarakat mengelola lahan kosong dan terlantar dengan tanaman sebagai persiapan ketersediaan pangan saat wabah covid-19.

Bencana melanda lahan Kelompok tani cabai, dimana serangan ulat grayak terhadap tanaman cabai milik kelompok tani cabai di Desa Danau Lancang Kec Tapung Hulu Kab Kampar.

Diketahui, sekitar 20ha lahan tani cabai, milik kelompok tani Suka Makmur rawan akan gagal panen akibat serangan  ulat grayak. Jika dibiarkan dikhawatirkan serangan ulat tersebut dapat akan menggangu Stabilitas pangan nantinya selama pandemi covid-19.

Akibat kehadiran wabah tersebut, hama ulat grayak bisa merusak bagian tepi, atas,maupun bawah daun. Dan serangan hama ini menyebabkan daun berlobang tidak berturan sehingga proses fotosintesis tanaman menjadi terhambat.

Dengan kejadian itu,Dinas Pertanian PanganTanaman Pangan Dan Hortikultura Propinsi Riau, dipimpin oleh Nasrun Kepala Lap OPT UPT Proteksi melakukan peninjauan ke lokasi pengembangan tani cabe milik kelompok Tani Suka Makmur, Desa Danau Lancang Kec Tapung Hulu, Senin (1/9/2020).

Dilokasi, Nasrun didampingi A. Rahman Koordinator POPT wilayah Kab Kampar melakukan upaya pengendalian hama tersebut dengan menggunakan Spodoptera Litura Nuclear Polyhedrosis Virus (SINPV) yang berpotensi mengendalikan S. Litura karena efektifitas Bioinsektisidanya sangat tinggi,yang mampu membasmi sejenis ulat grayak.

Selain pengendalian hama, pihaknya mencari ulat yang sudah mati akibat pestisida tersebut. Menurut Rahman, ulat yang mati karena pestisida akan dibawah ke Laboratorium.”Kami mencari ulat yang mati karena virus dan kita perbanyak di laboratorium, kemudian nanti kita jadikan bahan untuk pengendalian ulat,”Imbahuan Rahman. Lanjut nya, “Kalau tidak kita bantu petani akan mengalami kerugian banyak” terang Rahman melalui pesan whatsapp.

Atas tinjauan Dinas terkait, petani cabai kelompok tani Suka Makmur sangat antusias menyambutnya, mereka juga berharap agar pemerintah selalu memperhatikan para petani kecil. (Dh) 

 

 225 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *