Tak Terima Dipecat, Puluhan Buruh PT JV Ngadu ke Nakertrans

KAYONG UTARA, JAPOS.CO – Sebanyak 10 orang buruh harian lepas (BHL) kebun sawit PT Jalin Vaneo (JV) mengadu ke kantor dinas Nakertrans Kayong Utara jalan Bhayangkara, Jumat (28/8) pagi.

Mereka tak terima dipecat sepihak tanpa uang pesangon atau tali asih setelah mengabdi selama puluhan tahun. Korban pemecatan itu bekerja diatas 8 tahun bahkan ada hingga 13 tahun bekerja.

“Kami ngadukan agar ade jalan keluarnya biar jase kami kerje bise dihargai” kata Lajuardi (58) salah satu pekerja korban PHK.

Kehadiran pekerja yang berusia diatas 50 tahun itu didampingi tokoh masyarakat Kayong Utara sekaligus dari lembaga LKS Triparti, Bahrun dan Abdul Rani. Sedangkan PT JV diwakili, Joko Sutanto.

Korban pemecatan sepihak itu menginginkan agar perusahaan memberikan uang pesangon dan surat keterangan berhenti serta pengalaman kerja yang bisa dipergunakan oleh buruh untuk mengklaim hak mereka di BPJS ketenagakerjaan.

Dihadapan BHL dan Kabid ketenaga kerjaan, Joko Sutanto berjanji meneruskan kehendak BHL ke manajemen perusahaanya.

“Tapi terkait surat keterangan berhenti dan pengalaman kerja, bisa langsung dipenuhi,” kata Joko.

Karena keterbatasan wewenang, Joko tidak bisa memutuskan terkait uang uang pesangon. Namun jika uang tali asih, kemungkinan akan dapat dipenuhi.

“Yang jelas perusahaan tetap ada iktikad baik untuk menyelesaikan masalah ini,” kata Joko. (Dins).

 

 657 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *