Kontraktor dan Dewan Ngeluh, PUPR KKU Lelet Eksekusi Anggaran

KAYONG UTARA, JAPOS.CO – Penyerapan anggaran APBD Kabupaten Kayong Utara (KKU) tahun 2020 masih rendah dibeberapa organisasi perangkat daerah (OPD). Salah satunya di dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Dari 4 bidang di dinas itu, hingga akhir Agustus ini, data dari Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) belum ada proses pencairan kontrak proyek. Hanya belanja rutin seperti operasional, ATK, honor atau gaji yang lancar pencairannya.

Beredar spekulasi, adanya dugaan oknum dinas PUPR bermain proyek dengan menunjuk siapa-siapa yang melaksanakan proyek terutama proyek penunjukan langsung (PL).

“Memang PL sifatnya penunjukan sesuai dengan klasifikasi badan usaha.Celah ini digunakan untuk memberi pekerjaan ke orang yang dianggap bisa berkontribusi. Artinya ada unsur subyektif, ” kata kontraktor yang minta namanya di rahasiakan.

“Tak menutup kemungkinan, oknum itu sendiri yang menggunakan jasa kontraktor untuk keuntungan diri sendiri,” imbuhnya.

Situasi inipun jadi atensi DPRD, mereka khawatir jika seperti ini, tahun 2021 APBD KKU akan terdampak. Selain itu, saat ini sudah masuk tahap pembahasan APBD-P 2020, sementara proyek-proyek di APBD Murni belum tuntas. Dampaknya ekonomi masyarakat di Kayong terjun bebas.

“Apa yang jadi kendala, hingga akhir Agustus ini belum ada kegiatan di dinas itu terutama di bidang SDA. Bupati perlu evaluasi pejabat yang seperti itu,” tanya Bunkiman, Rabu (26/8) petang.

Secara umum dijelaskan Bunkiman, serapan anggaran APBD berpengaruh pada perputaran ekonomi warga Kayong Utara.

“Contohnya situasi covid saat ini. Daya beli masyarakat rendah. Tengok Jak waktu lebaran Idul Fitri dan Idul Adha lalu dan saat ini, tiap orang ngeluh,” ungkap Bunkiman.

Bunkiman berharap agar PUPR segera tuntaskan dan eksekusi kegiatan yang sudah ada di Daftar Penggunaan Anggaran sehingga ekonomi sedikit bergerak.

“Karena waktu yang tersisa semakin sempit. Segeralah eksekusi” harapnya. (Dins).

 

 659 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *