Kasus Pemalsuan SKGR Dinilai Mengendap, Polisi Tak Kunjung Ungkap Pelaku

PEKANBARU, JAPOS.CO – Pengaduan korban (Dumas) indikasi penyalahgunaan wewenang dan jabatan terindikasi palsukan tanda SKGR yang diduga dilakukan oleh oknum pemerintahan Desa Bukit Kemuning dan oknum Kecamatan Tapung Hulu Kabupaten Kampar.

Pengaduan kasus pemalsuan SKGR atas nama Zuliati(korban) sudah berjalan lebih 2 bulan. Namun sampai sekarang Polisi belum berhasil mengungkap siapa pelaku nya. Bahkan, kasus ini terkesan mengendap, karena harus menurunkan saksi ahli.

Kapolres Kampar AKBP Mohammad Kholik S IK melalui Kapolsek Tapung Hulu AKP Try Widyanto Fauzal S IK saat dikonfirmasi menyatakan sudah gelar perkara di Polres Kampar.

Menurut kapolsek Tapung Hulu saat gelar perkara, para pihaknya sudah mengakui tanda tangan masing-masing. Masih menurut Try Widyanto Fauzal untuk memastikan apa kasus tersebut tindak pidana harus menurunkan saksi ahli.

“Kasus Zuliati itu,  terahir sudah gelar perkara tingkat Polres, jadi saran kapolres harus menurunkan saksi ahli,saksi ahli pidana sama ahli amistrasi pemerintahan,” jelas Kapolsek Tapung Hulu AKP Try Widyanto Fauzal diruang kantornya, Senin (24/8).

Sementara, sebelumnya,Camat Tapung Hulu Rahkmat Sutani mengungkapkan, SKGR dengan No. Reg. Camat:593/SKGR/TPHU/288 tanggal 20 Mei 2020 atas nama Zuliati telah dipalsukan. Dan saat itu, Sutani bersedia surat yang dipalsukan digiring keranah hukum.

Menurut Camat Tapung Hulu Rahkmat Sutani Nomor registrasi surat tersebut sudah dimiliki warga Desa Danau Lancang Kecamatan Tapung Hulu atas nama Sadikin.

“Setelah dicek oleh staf,Nomor 288 ini atas nama Sakidin Danau Lancang,bukan tanda tangan saya,ini dipalsukan,”ungkap Camat Tapung Hulu Rahkmat Sutani saat dikonfirmasi.

Hal ini terungkap, bermula saat penjual(Safrizal) bersama sejumlah temannya mengantarkan surat tersebut kerumah saudara Zuliati. Safrizal,menganggap sudah menyelesaikan pengurusan surat tersebut.Dengan kesepakatan mereka, selesai surat sisanya segera dilunaskan. Saat itu,Safrizal minta Zuliati cepat-cepat bayarkan sisanya.

Terakhir setelah diketahui  SKGR No. Reg. Camat;593/SKGR/TPHU/288 atas namanya(Zuliati) diduga aspal yang dikeluarkan oleh pemerintah Desa Bukit Kemuning kec Tapung Hulu dan Kecamatan Tapung Hulu Kab Kampar. Iapun melaporkannya kepihak Polsek Tapung Hulu.

Untuk mengungkap pemalsuan SKGR yang diduga dilakukan sejumlah oknum aparat Desa Bukit Kemuning dan oknum Camat Tapung Hulu, Direktur LBH Bernas Sefianus Zay SH serta ketua DPD Lembaga Anti Narkotika Riau meminta aparat kepolisian memproses secara profesional agar pelakunya segera diadili.

“Kami minta pihak Kepolisian segera mengungkap ke publik, siapa-siapa otak dari kasus pemalsuan SKGR tersebut. Kasus ini harus diproses secara profesional dan para pelaku harus diadili agar efek kepada oknum-oknum yang terlibat,” tegas kuasa hukum Sefianus Zay SH.(Dh/tem/red) 

 

 525 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *