Fedrik Adhar, Jaksa Negeri Jakarta Utara Meninggal Dunia Diduga Covid 19

JAKARTA, JAPOS.CO – Fedrik Adhar, seorang Jaksa yang bertugas di  Kejaksaan Negeri Jakarta Utara  meninggal dunia diduga disebabkan covid-19.

Fredrik yang memiliki nama Robertino Fedrik Adhar Syarifuddin, berusia 37 tahun ini meninggal dunia Senin (17/8/2020) siang pukul 12:30 di rumah sakit Pondok Indah.

Almarhum sempat dirawat 5 hari di rumah sakit Ciputra, namun kondisinya kian memburuk sehingga Senin Subuh dipindah ke rumah sakit Pondok Indah hingga pukul  12 siang meninggal.

Beberapa kawan kerjanya di kantor kejaksaan negeri Jakarta Utara yang dihubungi Japos,co membenarkan sahabatnya Fredik Adhar sudah meninggal.

“Kami semua kaget sebab hari Rabu kami masih ketemu di kantor meskipun almarhum waktu itu kelihatan sudah kurang sehat,” tutur salah satu jaksa yang juga bertugas di Kejaksaan Negeri Jakarta Utara.

Jaksa yang pernah menangani kasus Ahok dan Kasus Novel Baswedan sempat menghebohkan jagat maya, lantaran menuntut oknum polisi pelaku penyiram air keras sangat rendah.

Sampai berita ini diturunkan, jenazah Fredik dikabarkan masih di rumah sakit dengan penanganan protokol kesehatan, sedangkan teman-teman dari kejaksaan menurut informasi dilarang menghadiri proses pemakaman dikarenakan diduga meninggal disebabkan covid-19.

“Kami semula tidak tau meninggal karena apa, namun dari grup WA diberitahu bahwa dari rumah sakit jenazah dibungkus dan mengikuti protokol covid-19 sehingga kami tidak ada yang datang,” lanjut kawan almarhum dari kantor kejaksaan negeri Jakut.

Jaksa Fedrik baru pulang dari Baturaja, Sumsel, karena ada urusan keluarga.

Infonya setelah pulang dari Baturaja, Fedrik mendadak sakit, dilarikan ke rumah sakit Ciputra dan pindah ke RS Pondok Indah.(Herman)

 

 378 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *