Setelah Terkonfirmasi Covid-19, Satu Anggota DPRD Ketapang Kembali Dinyatakan Reaktif

KETAPANG, JAPOS.CO – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat M Febriadi, S Sos, M Si mengatakan, salah seorang anggotanya kembali dinyatakan reaktif , dimana sebelumnya anggota DPRD lainnya divonis terkonfirmasi positif Covid-19.

Anggota Dewan yang reaktif itu berinitial AS, dimana, As diketahui setelah melakukan rafid tes sebagai syarat keberangkatan keluar kota, guna tugas kedewanan. Akibatnya, AS tidak jadi berangkat dan telah dijadwalkan melakukan tes Swab beberapa hari ke depan.

Febriadi menjelaskan, terjangkitnya Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), bukan hal tabu. Siapapun bisa saja terkena virus mematikan tersebut, termasuklah anggota dewan itu sendiri. Untuk itu dia berharap, agar masyarakat dapat memberikan support agar mereka yang terjangkit virus dapat segera sembuh.

Terkait dengan GM yang terkonfirmasi positif corona, sosok dikenal ramah dan tegas ini mengatakan bahwa GM telah melakukan isolasi mandiri sesuai protab kesehatan dalam pengawasan dokter dibidangnya. Seluruh keluarga GM di jelaskan, telah melakukan rafid tes Covid-19.

“GM sudah mengikuti protokol Covid-19 sejak dirinya dilakukan Rapid Test dan dinyatakan hasilnya Reaktif. Dan GM tidak berkeliaran kemana-mana seperti isu yang beredar,” ujar Febriadi, Rabu (12/8)

“Langkah yang diambil GM melaksanakan isolasi di rumah, juga dilakukan kader Partai Nasdem di Melawi alias Bupati Melawi, yang mana melakukan isolasi mandiri di rumah,” tambahnya.

GM dinyatakan positif corona berdasarkan hasil rafid test atau uji swab laboratorium RS Untan Pontianak tanggal 10 Agustus lalu. Uji swab terjadi ketika GM memenuhi syarat protokol kesehatan untuk berangkat ke Jakarta sebagai tugas partai.

Hanya saja dikatakan, sebelumnya, GM memang melakukan perjalanan dinas atau kunjungan kerja (kunker) ke Jakarta, persisnya berkunjung ke kantor DPRD provinsi DKI Jakarta guna menghimpun data dan informasi menyangkut tugas dan fungsi kedewanan. Kunker itu terjadi tanggal 22 sampai 25 Juli 2020.

“Jadi, GM diketahui positif corona setelah pulang kunker DPRD DKI, bukan karena kegiatan partai, karena beliau belum sempat berangkat,” tegasnya.

Mengantisifasi penularan corona, akan dilaksanakan rafid test terhadap seluruh anggota dewan pekan depan. Bagi yang hasilnya reaktif mereka akan dilakukan uji swab.(Tris/Dins/Har).

 2,730 total views,  2 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *