Terdesak Kebutuhan, Pengedar Shabu Asal Kediri Dicokok Petugas Polres Trenggalek

TRENGGALEK, JAPOS.CO – Alasan terdesak kebutuhan ekonomi, pria paruh baya asal Desa Pamongan, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri rela menjadi pengedar narkoba. Adalah Slamet (43) seorang pekerja serabutan ini terpaksa harus merasakan dinginnya sel tahanan Mapolres Trenggalek akibat perbuatannya yang tertangkap tangan tengah membawa 3 paket shabu-shabu. Selain itu, dia (Slamet) diduga keras juga sebagai pengguna dari barang haram tersebut.

Hal itu terungkap sebagaimana disampaikan Kapolres Trenggalek, AKBP Dony Satria Sembiring saat melakukan press release ungkap kasus shabu-shabu dimaksud pada Kamis (6/8/2020) sore.

“Selain sebagai pengedar, pelaku SA ini diduga kuat juga pengguna sebab dari test urine yang dilakukan kepadanya hasilnya positif terdapat kandungan senyawa identik shabu-shabu,” sebut Kapolres.

Ditambahkan AKBP Dony Satria Sembiring, pelaku Slamet ini diamankan petugas pada Selasa (4/8/2020) ketika akan bertransaksi dengan pembeli. Dari hasil penangkapan tersebut, berhasil diamankan tiga paket dalam kemasan plastik klip kecil dengan berat kotor 2,13 gram, sejumlah uang dan barang bukti lain.

“Pelaku diamankan anggota Satresnarkoba Polres Trenggalek di pinggir jalan masuk desa Baruharjo Kecamatan Durenan berikut barang buktinya. Untuk saat ini telah kita amankan di Mapolres Trenggalek guna proses penyidikan lebih lanjut,” imbuhnya.

Masih kata lulusan Akpol Tahun 2000 itu, penyelidikan terhadap pelaku berawal dari adanya informasi masyarakat yang mengatakan jika pelaku Slamet tersebut sering terlibat dalam peredaran narkotika jenis shabu-shabu lintas kabupaten khususnya di Kediri, Tulungagung dan Trenggalek. Petugaspun dengan cepat segera melakukan penyelidikan dan pendalaman lebih lanjut hingga berhasil mengamankannya.

“Dari pendalaman penyidik, pelaku mengakui, sabu-sabu tersebut diperoleh dari salah satu temannya warga Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung yang saat ini masih dalam pengejaran seharga Rp 1.200.000 ribu setiap paketnya,” jelas Kapolres.

Dan sesuai pengakuan pelaku, sambung dia, rencananya barang itu akan di jual ke pada salah seorang temannya yang berasal dari Trenggalek. Namun atas kesigapan petugas yang dipimpin langsung Kasatreskoba Polres Trenggalek, Iptu Bambang Dwiyanto akhirnya rencana tersebut berhasil digagalkan.

“Saat ini, pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan guna proses lebih lanjut. Kemudian kepadanya akan dipersangkakan menggunakan UU RI nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika pasal 114 ayat (1) subsider pasal 112 ayat (1),” tegas orang nomor satu di jajaran Polres Trenggalek tersebut. (HWi)

 

 195 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *