KABANJAHE, JAPOS.CO  – SMA Negeri 1 Kabanjahe menyelenggarakan pelatihan Strategi Perancangan Learning Management System (LMS) dan konten pembelajaran berbasis digital, pada 4 s/d 5 Agustus 2020 bertempat di Aula SMA Negeri 1 Kabanjahe tepatnya di Jl. Letjen Djamin Ginting No 31 Ketaren, Kabanjahe, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara.

Kegiatan pelatihan LMS dan konten pembelajaran bagi para guru di masa pandemic covid-19 ini diawali dengan sambutan Kepala Cabdis Pendidikan Kabanjahe, H. Syahril Ginting S.Pd, MM yang diikuti oleh Pengawas SMA wilayah wacabdis Kabanjahe Herman Newton Giniting, S.Pd dan sekitar 50 peserta yang merupakan guru-guru aktif dari berbargai sekolah diantaranya SMAN 1 Kabanjahe, SMAN 1 Barus Jahe dan Muhamaddiyah Kabanjahe.

Menurut narasumber,  kegiatan Widyaiswara BPDSM Provinsi Sumatera Utara, Dr. Hironymus Ghodang, S.Pd, M.Si tujuan diadakannya kegiatan pelatihan ini adalah untuk membekali guru-guru/tenaga pendidik dengan pengetahuan dan pemahaman mengenai LMS dan konten pembelajaran berbasis digital, meningkatkan kemampuan guru menjadi trainer atau fasitator pengajaran pelatihan serta memotivasi guru-guru/tenaga untuk terlibat  lebih aktif dalam pengembangan pembelajaran dan khususnya pelatihan strategi learning manajemen di SMAN 1 Kabanjahe.

“Pelatihan ini mempunyai peran penting dalam pengembangan metode pembelajaran di tengah pandemic covid-19, yakni metode pembelajaran elektronik atau dengan memanfaatkan media digital dan saat ini guru-guru SMAN 1 Kabanjahe sudah memiliki email sendiri yang hingga saat ini merupakan satu-satunya di Tanah Karo,” paparnya.

“Hingga saat ini belum ada kurikulum pandemic dan hal tersebut sudah di back up oleh SMAN 1 Kabanjahe. intinya saat ini guru-guru/ tenaga pendidik yang mengikuti kegiatan pelatihan ini, khususnya guru-guru di SMAN 1 Kabanjahe sudah mempunyai cara sendiri untuk memberikan pembelajaran melalui google. Dan saat ini SMAN 1 Kabanjahe sudah memenejemen waktu/daring melalui kegiatan ini, yakni 50 % untuk mandiri, 30 % untuk kolaborasi/diskusi dan 20 % tatap muka/streaming,” tutupnya.

Sementara itu, menurut Kepala SMAN 1 Kabanjahe Eddyanto Bangun S.Pd, M.Si, program/kegiatan ini sudah sangat baik dan bagus untuk dilaksanakan dan seluruh guru-guru/tenaga pengajar yang ikut dalam kegiatan ini, khususnya SMAN 1 Kabanjahe mempunyai semangat yang tinggi untuk menerima hal yang baru seperti kegiatan LMS dan konten pembelajaran berbasis digital saat ini.

Dirinya berharap agar para guru-guru/tenaga pendidik yang mengikuti kegiatan ini dengan baik. “Kedepan kita akan memberikan kuota internet gratis bagi para guru dan seluruh siswa/siswi SMAN 1 Kabanjahe yang ditaksir sekitar 1138, yang diambil dari dana BOS,” pungkasnya.

Menurut salah seorang guru/tenaga pengajar yang mengikuti kegiatan ini yakni Caranta Pinem, S.Pd mengatakan, bahwa disituasi pandemic saat ini program/kegiatan LMS dan konten pembelajaran melalui digital ini sangat baik dan memudahkan guru untuk memberikan pengajaran secara digital.

Sementara itu, menurut Pengawas SMA wilayah wacabdis Kabanjahe, Herman Newton Giniting, S.Pd kegiatan yang dilakukan oleh SMAN 1 Kabanjahe sangat baik dan bagus.

“Hal ini merupakan hal yang baru dan ini menjadi contoh yang baik untuk diterapkan di sekolah-sekolah yang ada di Tanah Karo,” harapnya.

Pantauan dilapangan, kegiatan ini berjalan dengan khidmat dan lancar. (Jhonranes Tarigan/Dapotan Silalahi)

 

 688 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *