Yayasan Perindu Keberkahan Bersedekah Bersama Pengusaha Muda “Rajiv” Bagikan 1 Ton Beras

SUBANG, JAPOS.CO – Yayasan Perindu Keberkahan Bersedekah Melakukan Aksi sosial setiap bulannya dan kali ini dilaksanakan di Desa Rancabango, Kecamatan Patokbeusi, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Minggu (2/8/2020) sampai Senin (3/8/2020) dengan membagikan  1 ton beras lebih kepada masyarakat kurang mampu.

Kegiatan sosial yang rutin dilakukan ini dilirik oleh pengusaha muda Rajiv sehingga melibatkan diri dan ikut menjadi donatur di Yayasan Perindu Keberkahan Bersedekah.

“Ini giat bakti sosial, membantu warga kurang mampu. Kami dukunga kegiatan Yayasan Perindu Keberkahan Bersedekah,” jelas Rajiv di sela-sela bagi beras di Desa Rancabango, Kecamatan Patokbeusi, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Minggu (2/8/2020).

Waode Vivere Pericoloso pembina Yayasan Perinduh Keberkahan Bersedekah beliau juga Notaris Kondang di Kabupaten Subang menyampaikan, tidak lepas dalam giat bagi – bagi  beras, kegiatan-kegiatan sosial lain dilakukan seperti menyantuni anak yatim, menjenguk orang sakit juga akan didukung oleh Rajiv, jelasnya.

Waode juga berharap apa yang dilakukannya sedikit bisa membantu meringankan beban masyarakat.

“Ini rasa syukur kami, kedepan mudah-mudahan bisa melakukan giat sosial lainnya, seperti bangun masjid dan bantu warga yang sakit,” sebut Waode.

Ketua Yayasan Perinduh Keberkahan Bersedekah Ahmad Fauzi Ridwan menyampaikan, dukungan yang diberikan oleh warga selama ini cukup bagus. terlebih, para donatur yang sudah rutin menyalurkan sedekahnya dari Yayasan Perindu Keberkahan Bersedekah.

“Kali ini kami dapat dukungan baru, dari Mas Rajiv, pengusaha muda sukses yang dermawan, semoga apa yang kami lakukan bisa memberikan manfaat untuk banyak warga,” harapnya.

Fauzi juga menyampaikan kepada awak media, kegiatan bagi beras menjadi kegiatan rutin sejak berdirinya yayasan beberapa bulan ke belakang. Bahkan di bulan lalu, Yayasan Perindu Keberkahan Bersedekah menggandeng pemerintah desa dalam menyalurkan bantuan.

“Ke depan, bukan hanya di Rancabango, di desa-desa lain juga semoga bisa dilakukan kegiatan serupa,” ujar Fauzi yang didampingi Pembina Yayasan Waode Vivere Pericoloso.(At)

 273 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *