Pembangunan SMAN 1 Kabupaten Tangerang Diduga Beraroma Korupsi

TANGERANG, JAPOS.CO – Peningkatan pembangunan sarana dan prasarana ruang kelas baru SMAN 1 Kabupaten Tangerang Provinsi Banten didiuga beraroma korupsi. Proyek yang didanai APBD Provisi Banten Rp.1.222.748.198,98 tahun 2020 layak dipertanyakan karena menyangkut uang negara.

Adapun penyimpangan tersebut salah satu contoh pengurangan bahan material baik dari segi pembesian. Dari pantauan Japos.co dilapangan, Jumat  (24/7). Saat penanggungjawab proyek dikonfirmasi mengatakan bahwa bosnya tidak datang.

Sementara Suanto SH selaku aktivis peduli pembangunan diwilayah Provinsi Banten mengatakan bahwa proyek pembangunan yang anggaran bersumber dari APBD Provinsi Banten khusus pembangunan gedung SMA/sederajat yang dikelolah pemerintah sarat dengan penyimpangan dan beraroma Korupsi, Kolusi dan Nepotisme(KKN).

“Hal itu dapat dibuktikan ditendernya dimana kegiatan tersebut dimonopoli satu perusahan yaitu PT WAI Mincang. Saya lihat diwilayah Kabupaten Tangerang berikut nama kegiatan yang dikerjakan PT WAI Mincang diantaranya SMAN 1, SMAN 2, SMAN 3, SMAN 24, SMAN 18, SMAN 19, SMAN 27 dan SMAN 29,” ungkapnya.

Menurut Suanto ini sudah menyimpang aturan dan hukum yang berlaku dan seolah-olah proyek penunjukan Langsung(PL) bukan lagi tender.” Timbul pertanyaan ada apa DINDIKBUD Provinsi Banten dengan PT WAI Mincang,” ujarnya.(Budi)

 

 493 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *