Pembanguan TPT di Desa Watu Tulis Diduga di Korupsi

SIDOARJO, JAPOS.CO – Pembangunan TPT (Tembok Penahan Tanah) di Desa Watu Tulis Kecamatan Prambon Kabupaten Sidoarjo Tahun Anggaran 2019 senilai Rp 198.000.000 dari dana Hibah Propinsi Jawa Timur (Jasmas) diduga dikorupsi oleh oknum-oknum di Desa Watu Tulis yang dipimpin Warsono sebagai Kepala Desa.

Pembangunan TPT itu sendiri dikerjakan secara swakelola Pokmas Watu Tulis Bangkit dengan volume panjang 175 M lebar bawah 50 cm dan lebar atas 30 cm  dan ktinggian pasangan rata rata 80cm atau bila dihitung dengan Volume kubikasi 56 M3 dan bila permeter kubik dihargai Rp 1.000.000 maka d8perlukan biaya Rp.56.000.000

PPn+PPh 11,5% atau setara Rp 22.770.000 ,untuk pekerjaan Ban Banan ( plester) Rp.30.000 X 175 M = Rp 5.250.000 Biaya Operasional ( BOP) 3 % atau setara Rp 5.940.000  jadi secara keseluruhan paket pekerjaan TPT ini menghabiskan biaya Rp 89.966.000 dan bila dialokasikan Anggaran Rp.198.000.000 maka ada dana sisa lebih senilai Rp. 108.034.000 uang sejumlah ini diduga masuk kantong oknum-oknum Desa Watu Tulis. 

Kepala Desa Watu Tulis selaku pembuat SK untuk Pokmas Watu Tulis Bangkit dinilai sebagai orang yang paling bertanggung jawab atas dugaan korupsi dalam pembangunan TPT ini.

Namun sangat disayangkan saat Warsono didatangi di Balai desa Watu Tulis hingga beberapa kali tidak pernah  berada di tempat, bahkan saat dikonfirmasi Japos.co melalui telepon celuler maupun whatssaap tidak bersedia menerima panggilan dari Japos.co.

Sementara menanggapi hal tersebut Derektur intilegen LSN WAR (Wadah Aspirasi Rakyar) Ir Haryanto B SH MSi mengatakan dalam kegiatan TPT ini setidaknya ada beberapa perbuatan melawan hukum antara lain:

  1. Pekerjaan tahun Anggaran 2019 baru dikerjakan Tahun 2020.
  2. Sengaja tidak mencantumkan volume kegiatan, sumber Anggaran,dan besaran biaya
  3. Mark Up

“Maka seharusnya dengan adanya unsur melawan hukum dan adanya kerugian Negara aparat penegak hukum segera bertindak untuk memeriksa pihak-pihak yang terkait terutama Pokmas dan Kepala desa Watu Tulis, ” pungkas Haryanto kepada Japos.co, Jumat (17/7).( ZEIN)

 

 343 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *