Korban Banjir di Perhuluan Dapat Makanan Hingga Alat Tidur

KETAPANG,JAPOS.CO – Banjir yang terjadi sejak sepekan dan hampir merata di wilayah perhuluan Ketapang telah melumpuhkan aktivitas sosial ekonomi warga.

Banjir yang terjadi tahun ini menerjang Kecamatan Manis Mata, Marau, Jelai Hulu dan Tumbang Titi serta Tayap, Sandai dengan ketinggian air bervariasi antara 2 dan 3 meter, bahkan disejumlah desa ketinggian air dikabarkan hingga mencapai separo bangunan rumah penduduk.

Pemerintah Daerah melalui Badan penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melakukan pemantauan serta menyalurkan bantuan bagi warga terdampak musibah banjir itu.

“Kami sudah menyalurkan sejumlah bantuan diantaranya mie instan, beras, ikan sarden. Kemudian, pakaian, makanan siap saji dan selimut di beberapa wilayah terdampak. Sudah ke tiga kalinya bantuan ini diberikan” kata Yunifar, Kepala BPBD Ketapang, Selasa (14/7).

Bantuan yang diberikan itu kata Yunifar tak hanya dari Pemda, sejumlah pihak yang peduli pada warga terdampak banjir juga berdatangan.

“Dari warga hamba Tuhan juga ada. Beberapa OPD Ketapang, Kadin Kalbar serta sejumlah orang pribadi” ujarnya.

Dikabarkan dia lagi, kondisi banjir yang terjadi saat ini disebabkan curah hujan yang kontinyu dibeberapa daerah itu.

Saat ini sudah berkurang dibeberapa kecamatan dibandingkan beberapa hari sebelumnya.

“Tumbang Titi sudah surut, Jelai Hulu dan Marau sebagian banyak juga yg surut, Tayap 2 desa sudah surut, Manis Mata sedikit berkurang” kata dia lagi. (Dins).

 

 287 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *