Puskesmas Sundata Kabupaten Pasaman Diduga Naikkan SPJ Fiktif

PASAMAN, JAPOS.CO – Puskesmas Sundata diduga telah melakukan pencairan uang harian secara fiktif atau SPJ fiktif, pasalnya uang yang masuk ke rekening pegawai jauh melebihi kegiatan lapangan yang dilakukan.

Salah seorang sumber Japos.co yang tidak mau disebutkan namanya yang merupakan pegawai dilingkungan puskesmas Sundata Kecamatan Lubuk Sikaping mengatakan uang yang telah masuk ke rekeningnya, diminta lagi oleh bendahara puskesmas.

“Dalam kurun waktu enam bulan paling banyak saya hanya melakukan kegiatan kelapangan hanya 6 kali dengan uang harian satu kali kegiatan Rp.110.000, apalagi dalam masa PSBB hampir tidak ada kegiatan, namun uang jalan yang saya terima jauh melebihi dari yang semestinya yaitu hampir mencapai Rp 4 juta dengan tiga tahap pencairan terhitung bulan April sampai Juni, dan ini dicairkan keseluruh rekening pegawai negeri sipil (PNS) yang hampir mencapai 50 orang,”ujarnya.

Masih kata sumber, setelah uang masuk ke rekening, bendahara puskesmas segera menyuruh yang bersangkutan untuk mengambil dari rekeningnya kembali dan meminta untuk menyerahkan kembali pada bendahara.

Semntara  saat Japos.co mengkonfirmasi kepada kepala puskesmas Sundata, Drg Edi Suandi mengatakan Dinas Kesehatan tidak pernah mempermasalahkan SPJ yang di naikkan dan pengumpulan uang oleh bendahara adalah untuk dibagikan kembali agar yang belum kontrak atau masih sukarela bisa mendapatkannya.

“Apa yang kami lakukan adalah hasil kesepakatan bersama, dimana uang yang di transfer ke rekening PNS dan pegawai kontrak dilingkungan puskesmas Sundata dikumpulkan kembali oleh bendahara, dan setelah itu dibagikan kembali pada 60 orang pegawai yang ada di puskesmas, dan kejadian seperti ini tidak hanya terjadi di puskesmas Sundata namun juga di puskesmas lain di Kabupaten Pasaman,” ungkapnya.

Menurut Edi Suandi, tidak ada SPJ fiktif karena semua sudah sesuai dengan proses. “Selama PSBB bukannya tidak ada kegiatan, tetapi yang ditiadakan adalah kegiatan yang mengumpulkan massa,”pungkasnya.(If)

 

 1,061 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *