Warga Kelurahan Masarang ,Ditemukan Membusuk Di Perkebunan Kinembengan Desa Kembuan Tondano Utara

MINAHASA, JAPOS.COM – Waraga Desa Kembuan Kecamatan Tondano dihebohkan dengan penemuan mayat seorang lelaki terinisial bernama Y.K alias Youce (52)  warga Kelurahan Masarang lingkungan III Kecamatan Tondano Barat Kabupaten Minahasa Provinsi Sulawesi Utara (27/6).

Kapolsek Toulimamboot, IPTU J.Robinhood Sinaga yang sedang piket saat itu  bersama IPDA  Sius K Demon segera mengambil langkah melakukan pengumpulan bahan keterangan PULBAKET dan segera membuatkan berita acara penolakan otopsi atas permintaan keluarga korban.

Dalam kronologis kejadian,  Youce  ditemukan oleh lelaki Maxi Pondaag (49) pemilik kebun yang berjarak dua kilo meter dari tempat kejadian perkara TKP  menerangkan, bahwa pada saat itu dirinya pulang dari kebun hendak makan siang melewati TKP  dan mencium aroma busuk yang menyengat.

” Saya curiga kondisi gubuk saat itu dalam keadaan sunyi dan terkunci dari dalam. Kemudian saya memanggil manggil namun tidak ada jawaban dari dalam gubuk, akhir saya putuskan untuk mendobrak masuk dalam gubuk dan menemukan korban dalam keadaan posisi terlentang diatas tempat tidur dengan kondisi telah membusuk. Melihat kejadian tersebut, segera menghubungi pihak Kepolisian dan keluarga korban , ujarnya Maxi.

Maxi menambahkan , korban adalah petani yang sudah enam tahun menggarap kebun tersebut , ungkapnya.

Menurut istri korban, Selvie Musa (47) menerangkan, bahwa korban  ditanggal 20 /06 sempat pamitan denganNya hendak ke kebun kinembengan Desa Kembuan Tondano Utara, dan sejak itu tidak pernah kembali kerumah hingga akhirnya dikhabarkan meninggal dunia oleh pemilik kebun Maxi Pondaag, jelasnya.

Menurut Selvie  bahwa suaminya itu memiliki penyakit asam urat yang sudah lama dideritanya, dan sudah keluar masik rumah sakit , ungkapnya.

Korban diprediksi oleh pihak kepolisian sudah lima hingga enam hari meninggal dunia, ucap Kapolsek Toulimambot, Iptu J.R.  Sinaga. (Udin)

 

 177 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *