PPDB di SDN Klender 12 Dibuka Lagi, Protokol Kesehatan Harus Diperketat

JAKARTA, JAPOS.CO – Pemerintah pusat hingga kabupaten/kota serta pihak terkait harus lebih mencermati dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dan wacana dibukanya sekolah di tengah pandemi Covid-19.

“Pandemi Covid-19 masih belum berakhir sehingga dikhawatirkan malah makin meluas. Perkembangan pandemi Corona masih belum menunjukkan normal, kecuali ada data yang mampu meyakinkan sebaliknya,” kata Kepala Sekolah SDN Klender 12 Tanggul Waluyo, kepada Japos.co di ruang kerjanya, Jumat, (25/06).

Seperti diketahui, pengumuman pendaftaran PPDB sudah mulai berjalan secara nasional, sesuai dengan aturan dalam Permendikbud Nomor 44 tahun 2019 tentang PPDB tingkat TK, SD hingga SMA/SMK.

Tanggul Waluyo menyebutkan, meski sudah ada surat edaran Mendikbud bernomor 4/2020 tentang kebijakan pendidikan di masa darurat Covid-19, namun secara teknis masih banyak kendala pelaksanaan di Sekolah.

“Terkait semua proses, baik PPDB maupun sistem belajar dilakukan secara daring tidak merata dan tak semua sekolah melakukannya karena kendala akses internet serta fasilitas,” imbuhnya.

Akibatnya, proses tatap muka atau pertemuan fisik tetap dilakukan di tengah aturan pembatasan New Normal saat ini.

“Pemerintah pusat dan daerah mesti mencarikan solusi yang lebih realistis soal ini. Misalnya dengan melakukan pengetatan protokol kesehatan di sekolah,” pungkasnya. (AMIN)

 

 244 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *