Banjir Setinggi Pinggang Dewasa Hantam 6 Desa Di Ketapang

KETAPANG, JAPOS.CO – Banjir setinggi hampir 2 meter menggenangi sedikitnya 6 desa di Kecamatan Manis Mata Kabupaten Ketapang. Akibatnya akses jalan, jembatan dan aktivitas penerimaan siswa baru di SMKN 1 Manis Mata menjadi tertunda.

Banjir yang terjadi di kecamatan itu setidaknya terjadi di desa Kelampai, desa Pangkalan Baru, desa Sengkuang Merabong, desa Terusan dan desa Silat.

“Curah hujan tinggi sejak 3 hari ini. Akhirnya air dari sungai jelai masuk ke  pemukiman penduduk” kata kepala sekolah SMKN 1 Manis Mata, Devi Chandra, Rabu (24/6).

Dari keterangan kepala sekolah itu, ketinggian air hingga mencapai pinggang orang dewasa. “Dijalan atau jembatan hingga mencapai sebatas pinggang orang dewasa.” kata dia.

Devi Chandra juga mengatakan, selain masalah banjir yang jadi langganan tiap tahunnya, Kecamatan Manis Mata juga mengalami masalah jaringan internet, sehingga aktivitas belajar mengajar menjadi terhalang.

“Akibat kami terlambat menyampaikan berkas pendaftaran siswa baru secara langsung karena jalan sekolah putus terendam banjir.”

Disebutkan pula oleh dia, sekolah yang dipimpinnya termasuk kedalam sekolah berlokasi di daerah terpencil dengan total siswa sebanyak 105 orang siswa. Sementara guru berstatus PNS sebanyak 3 orang dan selebihnya berstatus kontrak, namun anehnya, berdasarkan informasi dan data dari dinas pendidikan Ketapang, guru PNS yang mengajar di sekolah itu tidak menerima tunjangan daerah terpencil.

“Kami menyayangkan jika guru di sekolah itu belum dapat tunjangan sebagai guru terpencil. Kami akan dorong dan minta agar dinas pendidikan memasukan guru di sekolah itu agar diberi tunjangan” kata ketua LSM Peduli Kayong, Suryadi ketika dihubungi. (Dins).

 576 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *