Wakil Bupati Pasaman Kunjungi Pemasangan Tower BTS Seluler di Kecamatan Mapatunggul 

PASAMAN, JAPOS.CO – Untuk memerdekakan daerah Blanspot tersebut, saat ini PT Telkomsel tengah membangun tower BTS yang berlokasi di Bukit Tujuah Kecamatan Mapattunggul, diharapkan dengan kehadiran tower BTS dengan radius area pancar lebih kurang 7 Km tanpa penghalang, supaya Jorong Pintu Padang, Jorong Malancar, Koto Sawah dapat  menikmati akses jaringan telepon dan internet, setelah bertahun tahun harus rela dengan status daerah Blankspot.

Wakil Bupati Pasaman H Atos Pratama yang datang langsung kelokasi pemasangan tower BTS di bukit tujuh Kecamatan Mapatunggul sangat mengapresiasi usaha usaha yang telah dilakukan Dinas Kominfo Pasaman dalam melakukan koordinasi keberbagai pihak terkait pemerataan akses jaringan telekomunikasi di Kabupaten Pasaman. 

Menurut H Atos, keberadaan tower BTS ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang sudah bertahun tahun belum merdeka dari ketiadaan signal telekomunikasi. “Selama ini masyarakat harus menembuh jarak puluhan kilo meter untuk mendapatkan signal telekomunikasi, sangat miris di saat era 4.0 dan sudah banyak  masyarakat perkotaan  sudah dapat menikmati signal 3G , 4G  bahkan akan 5G, signal 2G saja masih banyak belum bisa dinikmati oleh masyarakat Pasaman, jadi tidak usah bicara era 4.0 selama pemerataan akses jaringan telekomunikasi belum  dapat dilakukan,” jelasnya.

Atos menambahkan untuk daerah-daerah yang belum sama sekali tersedia akses jaringan telekomunikasi selular pemerintah Kabupaten Pasaman turun tangan dengan  menyediakan akses jaringan internet (WIFI) gratis yang sudah terpasang di beberapa jorong di Kabupaten Pasaman. 

Menurut Kepala Dinas Kominfo W Hutabarat, Pemerintah daerah berencana akan membuat Program “Satu Jorong Satu Wifi Untuk Daerah Blankspot di Kabupaten Pasaman”.

Terkait pertanyaan bagaimana untuk daerah jorong Muaro Sungai Lolo, Pangian dan Lanai, Kadis Kominfo menjelaskan akan segera  tersedia akses jaringan Wifi secara gratis untuk masyarakat di daerah, sekarang masih dalam proses, sebab untuk memerdekakan area-area Blankspot di Pasaman tersebut tidak mudah, butuh proses dan waktu.

“Dinas Kominfo Pasaman selalu melakukan koordinasi secara terus menerus dengan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementrian Kominfo, dan juga dengan operator telekomunikasi guna memberikan data-data mengenai lokasi-lokasi yang masih tidak ada jaringan di Kabupaten Pasaman, saya yakin dan secara bertahap semua daerah Blankspot dapat tersedia jaringan telekomunikasi, ” ujar Kadis Kominfo.

“Kita berharap program  dan kegiatan ini dapat menunjang proses pembelajaran dari rumah melalui jaringan internet bagi siswa, dan juga mahasiswa yang ada di Kecamatan Mapatunggul, agar lebih mudah mengakses jaringan internet, sehingga proses pembelajaran dapat berjalan lebih baik selama masa Pandemi Covid-19 ini, dan juga memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk berkomunikasi dan mendapatkan informasi,” pungkasnya.(if/adv)

 

 

 748 total views,  2 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *