April 2020 Ekonomi Babel Defisit 0,66 Persen,Ini Kata Ketua Komisi III DPRD Babel

BANGKA BELITUNG, JAPOS.CO – Pertumbuhan ekonomi secara global saat ini mengalami kelesuan akibat terpukul oleh pandemi Covid-19. Khusus kondisi ekonomi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) tercatat pada April 2020 mengalami defisit sebesar 0,66 persen.

Menanggapi permasalahan tersebut, Ketua Komisi III DPRD Babel, Efredi Effendy mengatakan, salah satu langkah untuk mendongkrak perekonomian di Bumi Serumpun Sebalai ini, yakni dengan mendorong sektor pertambangan.

Hal tersebut juga seperti yang disuarakan oleh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Babel saat rapat koordinasi di ruang rapat Komisi DPRD Babel, Senin (18/5).

“Saat ini pertumbuhan ekonomi kita terpuruk, oleh karena itu, sektor pertambangan ini adalah sektor yang primadona sejak jaman Belanda, ini lah yang menunjang pertumbuhan ekonomi kita,” kata Fredi usai rapat.

Dengan demikian, diutarakan Fredi, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Gubernur Erzaldi untuk menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan para pelaku usaha pertambangan dan Kementerian ESDM.

“Para pelaku usaha disini adalah para pemilik smelter dan kita minta kepada menteri untuk melakukan relaksasi dan pelonggaran aturan-aturan Rencana Kerja dan Anggaran Belanja (RKAB) itu,” tandasnya. (Oby)

 

 611 total views,  3 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *