Warga Miskin dan Janda di Desa Rantau Panjang Keluhkan Tidak Menerima Bantuan Covid 

KAYONG UTARA,  JAPOS. CO – Seorang warga Desa Rantau Panjang Kecamatan Simpang Hilir Kabupaten Kayong Utara bernama Maimun mengeluhkan tidak mendapat bantuan sosial kementrian sosial (BST). Dirinya mempertanyakan sistem pendataan dan pembagian bansos itu terkesan tidak adil dan sembarangan. 

“Saya hanya dapat bantuan beras, sementara bantuan yang lain-lain seperti sekarang ini tidak ada,” kata Maimun. 

Wanita janda berumur 60 tahunan ini mempertanyakan penyebab dirinya tidak mendapatkan bantuan bansos tersebut. “Banyak disini yang tidak dapat, padahal secara ekonomi dan rumah tangga susah. Kami jadi bingung dengan sistem pendataan desa,” timpal anak kandung Maimun bernama Miri.

Kepala Desa Rantau Panjang, Hasanan menjelaskan khusus desanya, sudah mempertanyakan kesimpangsiuran data penerima Bansos BST ke dinas SP3APMD.

“Kami mencurigai data yang dipakai penerima BST, data tahun 2016/2017 sehingga merekalah yang menerima yang tidak sesuai dan cocok dengan kondisi riil. Kami pun sudah mengusulkan perbaikan data ke kantor SP3APMD namun dijawab tidak bisa mengubah serta merta data itu karena sistem aplikasi online,” papar Hasanan mengutip kalimat pihak dinas SP3APMD KKU, Jumat (15/5).

“Saya sempat memohon kepada petugas kantor pos Teluk Melano agar tidak membagikan dana BST Kemensos, tetapi mereka (kantor pos) bersikeras tetap membagikan dana BST itu karena perintah atasan kata mereka,” lanjutnya. 

Desanya telah mengusulkan warga penerima BST Kemensos, sejumlah 309 Kepala Keluarga (KK) tetapi realisasinya hanya 141 KK, sehingga banyak warganya yang tidak dapat. 

Tetapi Hasanan memastikan bagi warganya yang tidak mendapat bantuan akan dimasukan dalam data penerima bantuan lain. Karena wabah corona ini, pemerintah sudah menyiapkan beberapa jenis bantuan ke masyarakat. 

“Ada beberapa jenis bantuan yang kemungkinan terealisasi seperti BLT DD, ATM Pangan, BLT Kabupaten, bantuan untuk usia lanjut dan bantuan dari kapolri. Sehingga dapat saya pastikan, bagi warga saya yang belum masuk, saya pastikan akan dapat bantuan itu. Kami sedang bekerja mendata warga,” tutup dia. (Dins) 

 

 

 1,805 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *