Distribusi Bansos Dipantau Komisi II DPRD Trenggalek

TRENGGALEK, JAPOS.CO – Mengalirnya banyak program bantuan sosial (bansos) dari pemerintah baik Pusat, Provinsi maupun Daerah perlu adanya pengawasan menyeluruh dalam pendistribusiannya. Oleh karena itu, Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Trenggalek pun ikut turun langsung ke bawah melakukan fungsi kontrol mereka.

Diharapkan, dengan ini penyaluran bansos benar-benar bisa diterimakan kepada yang berhak yakni masyarakat terdampak adanya wabah Covid-19, sebagaimana regulasi yang ada.

Hal itu diungkap pula oleh Ketua Komisi II DPRD Trenggalek, Pranoto kepada Japos.co bahwa semua komisi pada alat kelengkapan dewan sebenarnya mempunyai hak yang sama untuk menjalankan tugas pokok masing-masing, diantaranya fungsi legislasi, monitoring dan budgeting melekat mereka.

“Termasuk mengontrol sekaligus mengawasi bantuan sosial (bansos) yang diberikan oleh pemerintah pusat, provinsi dan daerah,” sebutnya, Kamis, (14/5).

Seperti contoh, sambung dia, yang dilakukan rekan-rekan tim Komisi II beberapa waktu lalu yakni mengunjungi wilayah penerima bansos, salah satunya ke Desa Wonoanti, Kecamatan Gandusari. Disana, tim melihat secara langsung pelaksanaan pendistribusian bantuan.

“Secara umum kami ingin mengetahui sejauh mana pelaksanaan dan tata caranya agar bantuan tersebut tepat sasaran sehingga bisa bermanfaat bagi masyarakat Trenggalek,” imbuh Pranoto.

Ditambahkan, kunjungannya bersama Komisi II disambut baik oleh pemerintah desa sehingga bisa berdiskusi aktif mengenai hal-hal yang terjadi. Selain itu, dibahas pula terkait langkah-langkah serta persiapan agar bantuan yang diberikan bisa tepat sasaran dan benar-benar membantu warga terdampak.

“Kunjungan kami tidak hanya sebatas di Kecamatan Gandusari saja, tapi juga ke kecamatan lain seluruh Trenggalek,” ujar dia.

Politisi PDIP itupun berharap, agar masyarakat tetap bersabar dalam menghadapi pandemi global wabah Corona, tidak perlu panik berlebihan namun tetap selalu mentaati semua arahan, baik dari pemerintah pusat atau pemerintah daerah dalam upaya memutus mata rantai virus mematikan ini. Batasi aktifitas luar rumah, jaga jarak aman, selalu pakai masker dan biasakan pola hidup sehat bersama keluarga. 

“Ketika terpaksa harus keluar rumah, pakai masker dan tetap jaga jarak aman dengan orang lain. Biasakan cuci tangan maupun kaki setelah bepergian. Istirahat yang cukup, jangan keluar rumah jika memang tidak memaksa,” himbaunya.(HWi)

 

 

 337 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *