Rina Tarol Nilai Banyak Kepala Daerah Manfaatkan Kesempatan Untuk Mencari Pencitraan

BABEL, JAPOS.CO – Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Rina Tarol menilai, banyak kepala daerah memanfaatkan kesempatan untuk mencari pencitraan di tengah pandemi Covid-19.

“Kita melihat di tengah bencana Covid-19 ini, banyak kepala daerah melakukan pencitraan terhadap masyarakat, bukan membantu masyarakat dari rasa hati mereka, tapi hanya buat pencitraan saja,” kata Rina Tarol, kepada sejumlah wartawan di gedung DPRD Babel, Senin (11/5).

Oleh karena itu, ia sangat menyesalkan, apa yang telah dilakukan oleh kepala daerah ini demi menaikan popularitas saja. “Kenapa tidak kita pikirkan saja, bagaimana supaya kita bersama-sama menggerakkan perekonomian masyarakat, dengan cara meningkatkan harga-harga pertanian yang dimiliki masyaratat petani kita,” ungkapnya.

Selain itu, menurut Rina, saat ini masyarakat tidak terlalu membutuhkan dana BLT, namun yang paling dibutuhkan adalah bagaimana peran dan langkah pemerintah daerah untuk meningkatkan harga-harga hasil pertanian.

“Dan mereka (masyarakat) juga sudah tahu pemimpin-pemimpin kita ini hanya pencitraan saja. Jadi masyarakat itu membutuhkan harga pertanian mereka meningkat, dan dana BLT di desa-desa mereka juga sudah ada dana BLT,” ujarnya.

“Ini sedikit-sedikit kepala daerah semuanya bahas soal anggaran untuk dana BLT terus, ya kalau masyarakat yang dapat, kalau yang tidak, mau makan apa?” timpalnya.

Oleh karena itu, ia menyarankan, dalam situasi yang sulit saat ini, hendaknya pemerintah daerah secara bersama-sama dapat berupaya meningkatkan perekonomian, diantaranya mendongkrak harga-harga hasil pertanian masyarakat.

“Seperti bagaimana toko-toko bisa beraktivitas lagi, dan para pekerja yang di PHK bisa kembali bekerja, karena itu lebih penting ketimbang bahas BLT, apakah bisa tanggung semua dengan dana BLT, tidak mungkinkan,” terangnya.

“Jadi, ini mau sampai kapan kita tanggung, setiap bicara kepala daerah, punya cara inilah, punya cara itulah, tapi mana? sampai detik ini tidak ada cara apa-apa yang mereka dapatkan, yang ada sedikit-sedikit kurang anggaran,” tukasnya.(Oby)

 137 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *