Danlanal Babel Bagikan 400 Paket Sembako ke Masyarakat Nelayan dan Pesisir

PANGKALPINANG, JAPOS.CO – Turun langsung membawa paket sembako, Danlanal Bangka Belitung (Babel),  Kolonel Laut (P) Dudik Kuswoyo SE, M. Tr. Hanla bersama Danpos TNI AL Pangkalbalam, Peltu Sudiro membagikan paket sembako dan masker kepada masyarakat nelayan pesisir dan sekitarnya yang terdampak Covid -19.

Kegiatan kali ini dipelopori oleh Danlanal Babel bekerjasama dengan Raka Shooting Club. Sedangkan sasaran utama bantuan sembako pada kesempatan tersebut yaitu masyarakat Kelurahan Pangkal Arang dan Kelurahan Pasir Putih Kota Pangkalpinang, Rabu (6/5/2020).

Komandan Laut Pangkalan TNI AL Bangka Belitung (Danlanal), Kolonel Laut (P) Dudik Kuswoyo di sela pembagian sembako mengatakan kegiatan ini dari Lanal Babel bekerjasama dengan Raka Shooing Club telah melaksanakan Bakti Sosial (Baksos) dalam rangka membantu untuk meringankan beban hidup masyarakat nelayan pesisir dan sekitarnya yaitu berupa  400 paket sembako dan 250 masker akan dibagikan kepada masyarakat yang terdampak Covid -19.

“Tujuan dari kegiatan ini adalah  untuk meringankan beban hidup masyarakat pesisir yang terdampak Covid 19 dan juga untuk membantu Pemerintah kita meringan beban hidup masyarakat Bangka Belitung khususnya,” kata Kolonel Dudik Kuswoyo.

Selain itu, Danlanal Babel, Kolonel Laut (P) Dudik Kuswoyo berharap agar virus corona ini atau Covid 19 ini mungkin sama apa yang menjadi harapan masyarakat kita, agar cepat selesai atau segera berakhir dan kita bisa beraktifitas seperti biasanya.

“Masyarakat nelayan dan pesisir merupakan keluarga TNI AL, karena dalam menjalankan tugas bersentuhan langsung dengan mereka disaat pendemi corona ini kita peduli karena mereka juga terdampak secara ekonomi kesulitan mencari nafkah, kata Kolonel Laut P Dudik Kuswoyo.

Danpos TNI AL Pangkalbalam, Peltu Sudiro yang juga menjabat Ketua Raka Shooting mengatakan paket sembako dan masker yang dibagikan sebanyak 400 paket.

“Alhamdulillah kita dapat berbagi kepada warga di Pangkalarang, Pasir Putih dan para supir di kawasan pelabuhan Ketapang dan juga masyarakat lainnya yang kurang mampu,” kata Sudiro. (Oby)

 

 259 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *