Rini Indriani: Selalu Berikan Solusi, Ide Kreatif dan Inovatif agar Perusahaan Tetap Berjalan

JAKARTA, JAPOS.CORibuan masyarakat Indonesia positif terpapar Virus Corona (Covid-19) yang bermula dari Wuhan Cina.

Saat ini untuk memutus rantai penyebaran, pemerintah Indonesia terus mengeluarkan kebijakan mulai dari himbauan untuk mengurangi kegiatan di luar rumah atau Social Diatance hingga yang terbaru adalah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Dampak dari semua itu adalah lumpuhnya perekonomian yang juga pada akhirnya menyebabkan gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di beberapa perusahaan.

Salah satu perusahaan yang bergerak dibidang Event, tekanan besar juga dirasakan oleh PT Starindo Mitradasa Cipta dimana banyak event yang harus dibatalkan karena himbauan pemerintah.

“Sangat berdampak sekali, effect dari wabah Covid-19 semua event atau kegiatan yang sudah di plan, di postpone oleh klien, karena kegiatan yang bersifat mengumpulkan orang dihentikan total oleh pemerintah sampai batas waktu yang tidak bisa ditentukan hingga pandemi ini berlalu,” ungkap Direktur Utama PT Starindo Mitradasa Cipta, Rini Indriani, Selasa (14/4/20).

Menurut Rini, di Travel Services, pariwisata dosmestik dan macanegara, penerbangan telah diberhentikan operasinya sementara waktu, termasuk dalam penyelenggaraan ibadah Umroh, Kerajaan Saudi Arabia juga telah menutup Ka`bah. Hal tersebut menjadikan bidang usaha tidak berjalan.

“Sehingga sangat berdampak sekali terhadap perusahaan, karena tidak ada perputaran bisnis. disisi lain perusahaan harus bertahan secara finansial. Karena ada tanggung jawab terhadap karyawan dan perusahaan secara umum,” jelasnya.

Masih kata Rini perusahaan yang dikenal dengan brand “STARGATE” dan berpengalaman dibidang Mice, Event dan Travel Service’s tersebut selalu berusaha untuk memberikan solusi, ide-ide kreatif, unik, dan inovatif, agar roda perusahaan tetap berjalan.

“Demi menjaga produktifitas perusahaan, mengikuti arahan dari pemerintah untuk melakukan pekerjaan di rumah. Dari sisi managerial para karyawan telah diberikan tugas masing-masing sesuai job desknya. seperti mematangkan konsep-konsep, branding, dan meningkatkan jumlah followers di social media dan tetap menjaga komunikasi klien,” ujarnya.

“Kami juga coba membuat konsep bisnis jangka pendek, dengan menciptakan sebuah bisnis untuk memenuhi kebutuhan masyarakat pada saat ini, ” lanjutnya.

Rini mengungkapkan perusahaan yang berdiri sejak tahun 2009 tersebut, tetap mengadakan kegiatan yang dilakukan tanpa harus mengumpulkan orang atau tetap menaati himbauan pemerintah soal social distance.

Dimana pihaknya tetap memberikan kemudahan kepada mitra dan pelanggan yang membutuhkan support dalam hal pekerjaan mice dan event yang simple, ide-ide kreatif dan unit dikemas dalam konsep yang inovatif serta memberikan nuansa yang beda, pelayanan dan hasil yang berkualita dalam menyediakan SDM yang siap bekerja untuk perusahaan ditengah pandemic covid-19 seperti saat ini.

“Dan kami tetap terus meningkatkan brand awareness perusahaan melalui kegiatan media social baik itu Instagram, facebook dan youtube, serta tetap interaktif dengan customer, dengan memberikan info-info mengenai eo secara global yang bisa dilakukan secara live atau pun video dan membuat produk-produk creative yang bisa ditawarkan secara online,” tutup Rini.(Red)

 1,132 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *