Aktivis LSM Dorong Pemkab KKU Desak Perusahaan Bantu Sembako Warga Terdampak Covid-19

KAYONG UTARA, JAPOS.CO – Pemerintah Kabupaten Kayong Utara (KKU) didesak oleh sejumlah aktivis LSM agar meminta perusahaan-perusahaan yang berada di daerah itu membantu masyarakat terdampak Corona Virus Disease (Covid-19).

Bantuan itu dimaksudkan oleh mereka sebagai wujud kerjasama dan kepedulian perusahaan yang telah berusaha di wilayah Kayong Utara. 

Sebab kata mereka, akibat pandemi Covid-19 ini, banyak warga di Kayong Utara yang sudah sangat kesulitan memenuhi kebutuhan keseharian mereka.

Diantara aktivis yang meminta agar pemkab mengarahkan perusahaan untuk membantu warga itu antara lain, Juminggu HS dari Lembaga Kayong Peduli (LKP) dan Abdur Rani dari LSM FP3KKU yang tergabung dalam Forum Lintas Lembaga LSM Kayong Utara.

“Ekonomi warga kita saat ini sudah semaput, jadi bantuan yang sangat dibutuhkan warga adalah sembako. Pemkab bisa meminta perusahaan agar mengeluarkan dana cadangan atau CSR mereka,” kata Juminggu HS.

Ucapan pria kekar yang disapa Ijul KKU ini turut dibenarkan aktivis FP3KKU, Abdur Rani. “Sudah sewajarnya perusahaan membantu, sebab mereka sudah berusaha serta menikmati hasil alam Kayong Utara,” katanya.

“Maka, kami mendorong agar Bupati mau mengingatkan perusahaan-perusahaan itu, sebab Gubernur Kalbar pun sudah bicara di media, tinggal pemkab lah menindaklanjuti itu,” tegas Abdur Rani.

Sementara itu, Humas PT Cipta Usaha Sejati (CUS) Dayat mengatakan, mereka sudah membuat permintaan melalui surat pada manajemen pusat perusahaan agar membantu warga terdampak corona.

“Surat permohonan sudah kami buat per Senin ini, semoga niat kami bisa terlaksana. Pada prinsipnya, kami memahami kondisi masyarakat,” kata Dayat lewat telepon, Senin (13/4).

Jika ajuan yang disampaikan disetujui kantor pusat, Dayat mengatakan akan segera melakukan koordinasi dengan Pemkab KKU guna mendiskusikan bantuan itu. 

“Pak wakil Bupati (wabub) sudah mengarahkan agar bantuan yang akan diberikan hendaknya dikoordinasikan dengan satgas bantuan yang telah dibentuk pemkab agar tidak terjadi kesalahan dalam pembagian nantinya,” imbuhnya.(Dins)

 

 483 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *