Hasil Panen Gabah Masyarakat Lubuak Tarok Sijunjung Meningkat.

SIJUNJUNG, JAPOS.CO – Sejak hadirnya mesin pemanen atau mesin gilingan gabah di Nagari Lubuak Tarok Kabupaten Sijunjung,hasil panen gabah yang diterima masyarakat setempat menjadi meningkat dari sebelumnya.

Fuadi Anwar (58 th) salah seorang petani Lubuk Tarok Kecamatan Lubuk Tarok Kabupaten Sijunjung ketika di temui mengatakan,”saya sekarang tiap panen gabah selalu mengunakan mesin penggiling gabah,biasanya sebelum menggunakan mesin penggiling tersebut,kami masyarakat petani hanya memakai tenaga manual seperti menggunakan arit untuk memotong gabah tersebut”.

“Tetapi sekarang sudah moderen, masyarakat panen padi dengan menggunakan mesin,dan hasilnya lebih cepat dan lebih hemat waktu serta hemat biaya,upah panen dengan menggunakan mesin bisa di lebih murah”.

Ditambahkannya,”dahulu sebelum mengunakan mesin,masyarakat harus mengeluarkan biaya sebanyak Rp 1.250.000,00 /hari denga area seluas 2 hektar, sekarang dengan menggunakan mesin jauh lebih hemat dan dengan mengunakan mesin ini biaya satu harinya hanya Rp 300.000.

Terpisah,Adiansyah yang merupakan pencetus mengunakan mesin panen gabah ini mengatakan,”sejak adanya mesin panen gabah di Lubuk Tarok Kabupaten Sijunjung ini,sekarang hasil panen milik masyarakat Lubuk telah meningkat hingga 80% dari tahun sebelumnya”.

”Hasil panen meningkat dikarenakan petani serentak turun ke sawah,air yang mencukupi serta kurangnya hama merupakan faktor pendukung hasil panen meningkat juga”.

Disampaikannya,”Sebelum menggunakan mesin,tahun sebelumnya para petani harus bekerja mengeluarkan gabah dari sawah harus butuh waktu 1- 2 hari dengan luas area sawah lebih kurang 2 hektar,sekarang dengan menggunakan mesin hanya memerlukan waktu 3 jam dan langsung selesai pungkasnya.(Dms/Yen)

 

 182 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *