20 TKI Ditangkap dan Diamankan di Posko Induk Karantina Kota Tanjungbalai

Tanjungbalai, JAPOS.CO – Sebanyak 20 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal yang pulang dari Malaysia kembali diamankan tim Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Tanjungbalai saat tiba di Tangkahan Kecil milik H Uli Buah, Jl Masjid Keramat Kubah Kelurahan Keramat Kubah Kecamatan Sei Tualang Raso Kota Tanjungbalai, Selasa (7/4/2020). Dari jumlah tersebut, 14 TKI berasal dari Kabupaten Asahan dan 2 TKI dari Kabupaten Simalungun.

Awalnya tim yang terdiri dari personil Kesbangpol, Kodim 0208 Asahan, Polres Tanjungbalai, Korem 022/PT, Lanal TBA dan medis RSUD Tengku Mansyur Tanjungbalai menerima informasi tentang adanya TKI ilegal asal negara Malaysia masuk ke wilayah Kota Tanjungbalai melalui jalur tikus dan berlabuh di Tangkahan Kecil milik H Uli Buah.

Berdasarkan informasi itu, tim bergerak menuju tangkahan tersebut. Sekitar pukul 17.00 Wib, tim melihat dan langsung mengamankan TKI ilegal serta mengevakuasi para TKI ke gedung karantina sementara pencegahan Covid-19 untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan.

Selain pemeriksaan kesehatan, personil Lanal TBA memeriksa barang bawaan TKI ilegal dengan menggunakan anjing pelacak, untuk memastikan ada tidaknya TKI yang membawa narkoba.

Data yang diperoleh, para TKI ilegal tersebut, 14 orang berasal Kabupaten Asahan, 2 orang Kabupaten Simalungun, seorang asal DKI Jakarta, seorang asal Kota Tanjungbalai, seorang asal Kabupaten Madiun dan seorang lagi berasal Kabupaten Lumajang.

“Usai pengecekan kesehatan dan diberikan pengarahan oleh Sekjen Kesbangpol Kota Tanjungbalai, para TKI diizinkan beristirahat yang telah disediakan di gedung karantina, menunggu arahan dari Walikota Tanjungbalai,” ujar Sekretaris Dinas Ketenagakerjaan Kota Tanjungbalai, Muhammad Irvan Zuhri SSTP.

Saat tiba di lokasi karantina sementara, Walikota Tanjungbalai HM Syahrial SH MH didampingi Dan Lanal TBA Letkol Laut (P) Dafris, MSc langsung mengecek kondisi para TKI yang saat ini diamankan di Posko Induk Karantina Sementara Covid-19 Kota Tanjungbalai.

HM Syahrial mengatakan, proses sekarang ini harus dilakukan dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Indonesia, khususnya di Kota Tanjungbalai. “Nanti, terhadap semua TKI wajib mengikuti proses pemeriksaan kesehatan di Karantina Kesehatan Covid-19 Kota Tanjungbalai, setelah seluruh proses pemeriksaan dijalani mereka akan dikembalikan ke daerah asal setelah mendapat persetujuan dokter yang memeriksa,” jelasnya.

“Kepada 20 TKI tersebut akan dilakukan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu, setelah itu untuk warga yang berdomisili di luar daerah Kota Tanjungbalai akan dikembalikan ke daerah masing-masing, dan dikembalikan ke Gugus Tugas Penanganan Covid-19 masing-masing,  dan bagi warga Kota Tanjungbalai untuk dikarantina di lokasi ini,” ungkapnya.

“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas kinerja yang telah dicapai Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tanjungbalai yang berhasil mengamankan 20 orang TKI yang masuk melalui jalur tikus yang ada di tangkahan H Uli Buah dan saat ini dilakukan pemeriksaan kesehatan,” sebut Walikota.

Walikota juga berpesan kepada seluruh TKI khususnya yang berasal dari Kota Tanjungbalai untuk tidak keluar rumah selama 14 hari masa karantina. “Jika nanti saudara mengalami gejala sakit segera lapor dan lakukan pemeriksaan ke puskesmas atau langsung Ke rumah sakit,” pungkasnya.(RN)

 111 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *