Covid-19, Libur Sekolah Diperpanjang di Ketapang

Ketapang, JAPOS.CO – Menindaklanjuti surat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ketapang No 360/0123/BPBD-A/2020 tentang Pencegahan Penyebaran Covid-19 tanggal 1 April 2020 dan Instruksi Menteri Dalam Negeri No 440/2693/SJ, tentang Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19), Dinas  Pendidikan (Disdik) Nasional Kabupaten Ketapang Kaliman Barat kembali memperpanjang libur sekolah hingga 21 April 2020. Perpanjangan libur sekolah dimaksud bertujuan dalam upaya memutus rantai penyebaran Covid-19.

Demikian dijelaskan Kepala Disdik Nasional Kabupaten Ketapang melalui Sekretaris Dinas Uti Royten SPd melalui telepon seluler, Selasa (07/04).

Menurutnya, pengumuman perpanjangan libur sekolah dituangkan dalam surat No 420/202/DIDIK-A-1, tertanggal 6 April 2020. Dalam surat tersebut disampaikan bahwa Pertama, meliburkan seluruh peserta didik/belajar di rumah mulai jenjang  SD, TK, SMP/MTs atau diperpanjang sampai tanggal 21 April 2020 dan masuk kembali tanggal 22 April 2020. Jika ada perubahan akan diinformasikan kembali.

Kedua, Pengawas Sekolah, Kepala Sekolah, Guru, dan Pegawai Administrasi Sekolah dapat menjalankan tugas kedinasan dengan bekerja di rumah/tempat tinggal (work from home).

Ketiga, Pengawas Sekolah, Kepala Sekolah, Guru, dan Pegawai Administrasi Sekolah, dilarang pepergian keluar daerah, kecuali mendapat izin dari Kepala Dinas untuk urusan kedinasan.

Dan keempat, Pengawas Sekolah, Kepala Sekolah, Guru, dan Pegawai Administrasi Sekolah, dapat memberikan pemahaman kepada siswa/warga sekolah tentang pencegahan penyebaran Covid-19.

Selanjutnya Uti Royten mengharapkan agar kebijakan  ini dapat dipahami dan dilaksanakan baik pihak  siswa, dewan guru maupun pegawai administrasi sekolah, sehingga upaya mendorong pemutusan rantai dari penyebaran wabah virus corona dapat terwujud.

“Selain itu saya juga berharap, khususnya kepada orang tua murid dapat kiranya mengawasi anak-anaknya. Manfaatkan waktu libur ini untuk mendampingi anak belajar di rumah. Semoga wabah Covid-19 cepat berlalu dan proses belajar dan mengajar di sekolah dapat berjalan sebagaimana mestinya,” Uti Royten mengakhiri.(Tm/Har)

 795 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *