Selain Berpartisipasi Perangi Covid-19, HMI Pertanyakan Realisasi Anggaran Pemkab Pandeglang

Pandeglang, JAPOS.CO – Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Pandeglang Hadi Setiawan mengatakan, pihaknya ikut berpartisipasi dalam kegiatan penyemprotan disinfektan yang bertujuan tujuan untuk pencegahan penyebaran virus Corona (Covid-19) yang kini semakin merebak.

“Kami melakukan penyemprotan disinfektan di tempat-tempat fasilitas umum seperti mesjid, mushola, majlis ta’lim, pos ronda, kampus-kampus dan tempat keramaian atau kerumunan orang banyak. Penyemprotan itu kita lakukan di 7 kecamatan, 8 desa dan 2 kampus yang ada di wilayah Kabupaten Pandeglang, yaitu di Kecamatan Pandeglang, Kadu Hejo, Saketi, Menes, Cikedal, Jiput dan Kecamatan Carita,” sebut Hadi Setiawan.

Aksi ini dilakukan, menurut dia adalah bentuk keseriusan HMI Pandeglang, yang pelaksanaannya sudah dimulai sejak tanggal 26 Maret sampai tanggal 4 April 2020.

Antisipasi ini dilakukan agar masyarakat Pandeglang tidak ada yang terjangkit virus Corona. “Obat disinfektan kita dapatkan dari BPBD Pandeglang sekaligus dengan alatnya,” jelasnya pada Japos.co melalui Whats App, (06/04).

Untuk itu, HMI Pandeglang berharap agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang terus berupaya melakukan langkah-langkah kongkritnya. “Dimana yang kita dapatkan di lapangan masih banyak masyarakat yang belum mengetahui bagaimana cara atau mekanisme untuk memutuskan mata rantai dan melawan covid-19,” sebutnya.

Tidak hanya itu, katanya, masyarakat banyak yang mengeluhkan terkait kejadian luar biasa ini karena berimbas pada perputaran ekonomi yang melemah. “Untuk itu, kita selaku agent of control perlu mengingatkan pemkab dan legislatif, dimana sudah kita ketahui bersama bahwa segala bentuk anggaran yang sudah diketuk palu itu sudah dialihkan untuk penanganan covid-19, seperti ADD dan DD, anggaran pertumbuhan infrastruktur, terus anggaran pilkada, KPU, Bawaslu. Pertanyaan sederhana kami, anggaran itu dikemanakan? Keseriusan pemkab pun belum terlihat,” ungkapnya.

“Kita juga mempertanyakan kepada legislatif terkait perjalanan dinas DPRD Pandeglang yang di off kan. Anggarannya mau dialokasikan ke penanganan covid-19 kah atau mau dikemanakan?” tukasnya.(NA2)

 674 total views,  2 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *