20 TKI Asal Malaysia Dikarantina Sementara di Tanjungbalai

Tanjungbalai, JAPOS.COUntuk memutus mata rantai penyebaran wabah virus corona ke Kota Tanjungbalai, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid19 Kota Tanjungbalai, Minggu (05/04/2020) melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap 20 TKI asal Tanjungbalai dan Asahan yang baru tiba dari Malaysia dari pelabuhan Bagan Asahan.

Sebelumnya, Tim  Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang diketuai Walikota Tanjungbalai HM Syahrial SH MH bersama Danlanal TBA Letkol Laut (P) Dafris MSc, Sekdako  Yusmada SH MAP, Dan Ramil/08 PB Kapten Arm Viktor Hutagaol, Kasat Polair Polres Tanjungbalaj Iptu TP Sianturi, Kasat Intelkam AKP JF Simanjuntak, para Kepala OPD Pemerintah Kota Tanjungbalai, Camat Sei Tualang Raso Maspar Suryadi SAg, Tim Gugus Tugas Covid-19 turun langsung mengecek pemeriksaan ke 20 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) tersebut.

Berdasarkan laporan yang diterima, TKI dan ABK KM Tanpa Nama merupakan tangkapan Patroli Keamanan Laut (Patkamla) Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Tanjungbalai Asahan, pada pukul 11.40 Wib, langsung diberangkatkan dari Mako Lanal TBA ke GOR Mini sebagai lokasi Karantina Sementara Gugus Tugas Covid 19 Kota Tanjungbalai.

Terhadap TKI dan ABK kapal asal Malaysia tersebut langsung dilakukan penyemprotan disinfektan terhadap orang dan barang bawaan dan juga pemeriksaan suhu. Dari hasil pemeriksaan suhu tubuh tidak ada satupun yang di atas 36′ celsius.

Kemudian ke seluruh TKI dan ABK dilakukan pendataan nama dan alamat oleh Tim Karantina Sementara Gugus Tugas Covid 19 Kota Tanjungbalai.

Jumlah TKI yang berhasil diamankan dan saat ini dalam penanganan tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tanjungbalai berjumlah 20 orang terdiri dari TKI asal Kota Tanjungbalai 2 orang, Kab Asahan 10 orang, Kab Batubara 4 orang, Kota Medan 1 orang, Kab Simalungun 1 orang, Kab Demak 1 orang, dan Kab Tulung Agung 1 orang.

Dalam keterangan pers yang disampaikan langsung Walikota Tanjungbalai, kepada ke 22 orang TKI dan ABK yang dikarantina sementara untuk tidak takut karena apa yang dilakukan ini adalah proses yang harus dituruti dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Indonesia khususnya di Kota Tanjungbalai.

“Nanti, terhadap semua TKI dan ABK wajib mengikuti proses pemeriksaan kesehatan di Karantina Kesehatan Covid-19 Kota Tanjungbalai. Setelah seluruh proses pemeriksaan dijalani, mereka akan dikembalikan ke daerah asal setelah mendapat persetujuan dokter yang memeriksa,” jelas HM Syahrial.

“Kepada 20 TKI tersebut akan dilakukan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu, setelah itu untuk warga yang berdomisili di luar daerah Kota Tanjungbalai akan dikembalikan ke daerahnya masing-masing, dan dikembalikan ke Gugus Tugas Penanganan Covid 19 masing-masing,  dan yang bagi warga Kota Tanjungbalai untuk dikarantina selama 2 hari,” imbuhnya.

Dalam hal ini, Pemkot Tanjungbalai sangat mengapresiasi atas kinerja Lanal TBA yang berhasil mengamankan 20 orang TKI untuk kemudian dilakukan pemeriksaan kesehatan.

“Saya juga berpesan kepada seluruh TKI khususnya yang berasal dari Kota Tanjungbalai untuk tidak keluar rumah selama 14 hari masa karantina, jika nanti saudara mengalami gejala sakit segera lapor dan lakukan pemeriksaan ke Puskesmas atau langsung ke rumah sakit,” pesan Walikota.

Hal ini dilakukan untuk kepentingan bersama, agar penyebaran Covid-19 yang sudah sangat menghawatirkan bukan hanya di Indonesia bahkan dunia. “Dan kita akan upayakan terus langkah-langkah antisipasi dan pencegahan penyebaran Covid-19 di Kota Tanjungbalai,” tutup Walikota HM Syahrial.

Sebelumnya, Danlanal TBA Letkol Laut (P) Dafris MSc melaporkan pada Minggu (5/4/2020), pihaknya berhasil mengamankan 20 TKI berdasarkan laporan dari masyarakat, kemudian semuanya diserahkan kepada Tim Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Tanjungbalai untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan.

Mengenai masalah kelengkapan berkas terkait paspor selanjutnya akan diserahkan kepada pihak Imigrasi Kota Tanjungbalai untuk ditindaklanjuti dan untuk 2 orang ABK akan dilakukan penyidikan lebih lanjut oleh Lanal TBA.(RN)

 132 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *