Bersama Forkopimda, Pemkab Samosir Lakukan Pencegahan Covid-19 Dengan Maksimal

SAMOSIR.JAPOS.COPada konfrensi Pers yang diselenggarakan Tim Gugus penanganan pencegahan covid-19, Jumat sore (03/04) dirumah dinas Bupati Samosir, Rapidin Simbolon menjelaskan bahwa setalah Presiden RI menetapkan Covid-19 menjadi bencana non alam di Indonesia, Bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pemkab Samosir langsung melakukan upayah maksimal untuk mengantisipasi penyebaran ke Kabupaten Samosir. 

“Langkah pertama yang kita ambil adalah persiapan ruang isolasi di RSUD Hadrianus Sinaga Panguran, serta mengeluarkan beberapa surat edaran untuk menindak lanjuti Peraturan dari pemerintah Pusat dan Propinsi terkait pencegahan penularan virus corona”. 

Ketua Gugus yang sekaligus Bupati Samosir Rapidin Simbolon menjelaskan mulai dari tanggal 17 maret sampai saat ini, Forkopimda yang terdiri dari Kapolres, Kajari, Ketua DPRD dan Bupati Samosir, bersama jajaran Pemkab Samosir dengan rutin melakukan pengawasan dan pencegahan virus corona diberbagai tempat.

Langkah langkah pencegahan yang kita lakukan adalah melakukan pengawan dengan ketat terhadap setiap pendatang yang masuk ke Samosir dengan mengukur suhu tubuh dan menyemprot disenpektan terhadap kendaraan. Bila ada suhu tubuh yang melebihi standar yang sudah ditetapkan maka akan langsung dipulangkan, dan jika tidak memiliki kendaraan akan langsung dibawa ke RSUD. 

Bersama Forkopimda Pemkab juga melakukan penyemprotan disenpektan ke semua kecamatan, serta memerintahkan seluruh kepala desa melalui Camat untuk melakukan penyemprotan disenpektan ke setiap rumah penduduk yang didampingi petugas kesehatan setempat serta anggota Forkopimda. 

Terkait Pajak Pangururan yang masih beroperasi khususnya hari Rabu sebagai pekan besar, Ketua Gugus itu menjelaskan bahwa penutupan pajak harus punya pertimbangan penuh karena menyangkut ekonomi masyarakat umum. Namun untuk mengantisipasi penularan covid 19, kita melakukan penyemprotan disenpektan sebelum dan setelah pasar berlangsung . Serta membuat sejumlah tempat cuci tangan di pasar serta fasilitas umum lainya. 

Kepala Dinas Kesehatan Minpan Karo karo dan Direktur RSUD, Friska Situmorang yang ikut mendampingi ketua Gugus menjelaskan terkait dari covid-19, serta menghimbau dan berharap kepada seluruh masyarakat agar melapor kepada pemerintah desa bila ada masyarakat yang bertambah atau baru datang khususnya dari zona merah.

Sementara Kadis Sosial Paris Manik menjelaskan kriteria penerima paket bantuan sosial yang dibagikan pemerintah, Kadis Kominfo Rohani Bakkara bertindak sebagai moderator. (PARDIMAN.L)

 

 326 total views,  2 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *